Hoyke Makarawung: Seluruh Jajaran Pemerintah Provinsi Turut Berduka

Hoyke Makarawung(foto: ist)

Hoyke Makarawung(foto: ist)

MANADO, OKE РTewasnya sembilan remaja desa Liningaan Tondano yang menjadi korban keganasan gelombang pasang dan arus pantai Lalumpe  dan Tulap kecamatan Lembean Timur Kabupaten Minahasa kembali meninggalkan duka yang mendalam bagi warga Nyiur Melambai.

“Sulut kembali dirundung duka,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulut, Ir Hoyke Makarawung, Minggu (26/5).

Meski pemerintah telah melakukan upaya evakuasi terhadap 12 remaja tersebut namun, nyawa sembilan remaja itu tetap tidak tertolong.

Lokasi bencana yang terbilang jauh dari jangkauan masyarakat setempat membuat proses evakuasi sedikit terlambat.

Berkaca dari tragedi yang menimpa belasan remaja yang menurut informasi, mereka sedang merayakan kelulusan UN itu, pemerintah provinsi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah meminta warga untuk terus waspada terhadap bencana.

“Musibah bisa terjadi kapan saja. Ketika kita lengah, bisa saja kita yang akan jadi korban,” ketusnya.

Oleh karena itu, di samping menyampaikan turut berbelasungkawa dari pemerintah provinsi terhadap keluarga korban, Makarawung juga meminta masyarakat untuk tetap waspada. (Ein)

Comments

comments

Posted by on 26 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *