Tidak Konsisten dengan Jadwal, AMATI Sorot KPUD Minsel

Logo AMATI(foto: amati)

Logo AMATI(foto: amati)

AMURANG, OKE –  Aliansi Masyarakat Transpransi Indonesia(AMATI) menilai KPUD Minsel tidak konsisten dengan penjadwalan. Jadwal verifikasi berkas yang seharusnya sudah berakhir tanggal 22Mei, in actu, diperpanjang hingga 1 Agustus mendatang.

Kebijakan itu, menurut ketua AMATI Tommy Turangan SH memberi angin segar bagi para Bacaleg yang berstatus Hukum Tua di Minsel dan Bacaleg yang berstatus legislator yang sudah pindah partai, namun belum memperoleh SK pemberhentian dari Bupati serta dari institusi wakil rakyat.

“Ini bukti kalau KPUD Minsel tidak tegas dengan komitmen awal dan terkesan memebri keistimewaan kepada Bacaleg tertentu serta anggota DPRD yang sudah pindah partai,” sindirnya.

Seharusnya, menurut Turangan, meski tidak mengikat secara yuridis, namun komitmen dengan keputusan harus dijadikan pedoman dalam melaksanakan tugas sebagai penyelenggara Pemilu, agar bias menjadi contoh bagi Bacaleg dan Partai politik peserta Pemilu.

“ Dengan ini kami mempertanyaan komitmen dari KPUD Minsel,” tukas Turangan.

Ketua pokja verifikasi berkas KPUD Minsel Roy Suoth menyatakan itu tidak menjadi persoalan, sebab sewaktu mendaftarkan diri, dalam mana salah satu syaratnya, yakni menandatangai formulir B5 bagi hukum tua dan B7 untuk legislatif yang pindah partai, berkasnya sudah dilengkapi oleh mereka,” terangnya.

Yang belum ada tinggal SK Bupati dan dari institusi wakil rakyat.

“Oleh karena itulah batas waktu ditentukan sampai 1 agustus,” ujar Suoth.

by: Jim Poluakan

Comments

comments

Posted by on 24 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Minahasa,Minahasa Selatan,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *