Manado Semakin Tua, Sebagian Aparatur di Pemerintah Kota Masih “Anak-Anak”

(foto: Okemanado.com/Ein)

MANADO, Oke – Bila dibandingkan dengan usia manusia, usia kota Manado saat ini terbilang sudah sangat tua. Tepatnya 14 Juli mendatang, kota Tinutuan akan berusia 390 tahun. Namun sangat disayangkan, usia tersebut tidak dibarengi dengan kedewasaan sebagian aparatur yang ada dijajaran pemerintah kota.

Kebiasaan melanggar aturan yang lazimnya dilakukan oleh anak-anak sekolahan masih saja terjadi meski Walikota dan Wakil Walikota telah mencanangkan slogan ‘Brenti jo melanggar aturan’.

“Stop Mark Up tiket perjalanan dinas,” tegas Walikota DR. Ir. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, beberapa waktu lalu.

Penegasan Lumentut tersebut tentunya bukan tidak beralasan. Hal ini hanya potret sebagian dari sejumlah sikap kekanak-kanakan yang ditunjukan oleh sejumlah oknum aparatur negara yang ada di lingkungan kerja pemkot Manado.

Satu lagi sikap yang belum dewasa para abdi negara sekaligus pelayan masyarakat adalah masalah disiplin waktu. Rapat Persiapan Pemantapan HUT Kota Manado yang disepakati akan digelar, Jumat (24/5) pukul 09.00 wita harus molor sekira satu jam setengah. Sekretaris Kota, Ir. Maynard Haefrey Frayer Sendoh saat dikonfirmasi terkait molornya waktu pelaksanaan rapat mengaku sangat kecewa, pasalnya hal serupa juga terjadi di rapat sehari sebelumnya.

“Saya sudah empat kali mengecek ruang rapat tapi, belum semua yang hadir,” unkapnya dengan wajah kesal.

Situasi ini tentunya menjadi bahan acuan yang harus diperhatikan oleh semua aparatur. Sudah begitu, kata Sendoh, parilaku yang belum dewasa sebagian aparatur, juga telah terjangkit kepada sejumlah masyarakat. Ini bisa terlihat dari masih adanya kebiasaan membuang sampah seenaknya. “Banyak masyarakat kita yang masih sering melupakan jam buang sampah sebagaimana yang sudah ditentukan,” bebernya. Berkaca dari semua kecenderungan yang terjadi, layakkah Manado dikatakan sebagai kota yang semakin maju? atau hanya bisa dikategorikan sebagai sebuah kota tua yang sudah termakan usia?

“Kesuksesan dan kemajuan kota Manado ada di tangan kita semua,” tutup Sendoh yang juga merupakan mantan kepala dinas pariwisata dan kebudayaan Sulut itu. (Ein)

Comments

comments

Posted by on 24 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *