Pilkada Mitra, Fanatisme Warga Tidak Kentara

(foto: ist)

(foto: ist)

MITRA, Oke – Berbeda dengan apa yang tersaji di lima tahun yang lalu, dikala kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menggelar ajang lima tahunan untuk yang pertama kalinya, dimana fanatisme para pendukung terhadap calon yang mereka usung saat itu terlihat begitu kental. Dari pantauan Okemanado.com, sambutan warga terhadap pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) tahun ini masih sangat rendah sehingga berkesan ‘sepi’. Hal ini dibenarkan Sekretaris Desa Silian, Jones Suoth.

“Semangat warga Mitra kali ini tidak seantusias 2008. Hanya kandidat calon yang kelihatan aktif sedangkan warga nampak tenang-tenang saja,” kata Suoth.

Suoth menilai hal ini merupakan sebuah refleksi dimana masyarakat Mitra saat ini mulai cerdas dalam menentukan sikap. Karena berkaca dari pengalaman sebelumnya, dimana fanatisme warga yang begitu kental terkadang menimbulkan gesekan. “Saking fanatiknya waktu itu, pendukung yang bersebelahan tidak boleh datang ke posko kubu lawan meski berasal dari kelurahan atau lingkungan yang sama,” terangnya.

Selain itu, dirinya berpendapat, pengalaman Pilkada 2008 silam telah membuat warga paham apa itu politik. Berbeda dengan Tedy Rugian, dirinya berpendapat bahwa saat ini warga Mitra lebih memilih bersikap menunggu bola, ketimbang berebutan.

“Figur mana yang menjajikan, itulah yang akan dipilih,” beber Rugian, eks Sekretaris Panitia Pembentukan Mitra.

(Ridel Lumintang)

Comments

comments

Posted by on 23 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Minahasa Tenggara,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *