Deprov Sulut “Miskin” Kegiatan

DPRD Sulut (foto ist)

DPRD Sulut (foto ist)

Manado, Oke  – Sejumlah wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) memilih tak masuk kantor beberapa hari terakhir ini. Kabarnya, beberapa dari mereka yang biasa disebut dewan yang terhormat ini sedang disibukkan dengan mengurus kelengkapan berkas di Komisi  Pemilihan Umum (KPU) demi untuk kembali menikmati nikmatnya jabatan sebagai wakil rakyat.

Berdasarkan pantauan Okemanado.com, sejak rapat Paripurna LKPJ Gubernur 2012 beberapa waktu lalu, suasana kantor DPRD Sulut di kawasan KONI, Sario Manado layaknya “kota mati”. Wakil rakyat yang masuk kantor hanya lima atau sepuluh anggota dewan saja. Itupun disesuaikan dengan undangan rapat Sekretariat DPRD karena ada tamu dari luar daerah yang berkunjung.

“Jika pemandangan seperti ini terus terjadi, kepada siapa masyarakat harus mengadu,” tanya sejumlah warga.

Pemandangan lain yang juga tersaji di gedung cengkih akhir-akhir adalah pengurusan surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD oleh sejumlah penyambung aspirasi rakyat yang hendak pindah partai sebagaimana yang diisyaratkan peraturan KPU nomor 13 tahun 2013. Mereka diantaranya adalah Paul Tirajoh dan Sjeni Kalangi dari Partai Damai Sejahtera (PDS).  Tirajoh pindah ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sedangkan Kalangi ke partai Gerindra. Akibat dari kesibukan para wakil rakyat ini, empat komisi yang ada di DPRD Sulut jadi “Miskin” kegiatan khususnya dalam menindak lanjuti aspirasi dan permintaan hearing oleh masyarakat.

“Berdasarkan hasil rapat Banmus, agenda-agenda dewan memang akan digelar Juni. Seperti bimtek yang sebelumnya akan digelar 10 Juni. Akan tetapi, untuk bimtek memang disesuaikan dengan permintaan Kemendagri,” ujar wakil ketua DPRD Arthur Kotambunan. Selasa (21/5). (Chaly)

Reporter: Chaly Korompot.

Comments

comments

Posted by on 21 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *