Komsumsi Meningkat, Optimalisasi Energi Panas Bumi Mendesak

(foto: ist)

(foto: ist)

MANADO, OKE – Pertumbuhan ekonomi yang dibarengi dengan meroketnya jumlah penduduk bumi memberi dampak serius terhadap peningkatan jumlah komsumsi energi. Dari data yang rilis pemerintah pusat menunjukan bahwa 5 tahun terakhir ini komsumsi energi menunjukan peningkatan dengan rata-rata sebesar 8 persen pertahun, dimana sebesar 85 persen komsumsi energi itu bergantung pada bahan bakal fosil.

Menurut Kepala Subbid Pelayanan Bimbingan dan Usaha, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, Ir Yunus Saefulhak MM, MT, Tingginya kebutuhan energi akan memberi dampak terhadap terjadinya krisis energi di beberapa wilayah. Di sisi lain, tingginya penggunaan energi fosil akan berdampak juga pada peningkatan produksi gas rumah kaca yang berimabas pada pemanasan global dan perubahan iklim. Oleh karena itu, dirinya berkesimpulan bahwa pemanfaatan energi panas bumi sudah harus segera dilakukan.

“Dengan memaksimalkan energi panas bumi, kita juga dapat mengurangi penggunaan terhadap BBM,” kata Saefulhak saat ditemui, Senin (20/5).

Saefulhak yang didampingi Kepala Bidang Pertambangan Sulut, Ir Marly Gumalag menambahkan, dengan menggunakan panas bumi maka ketahanan energi di negara kita akan semakin kuat.

“Energi panas bumi ramah lingkungan dan tidak menghasilkan emisi gas buang serta bisa diperbaharui (renewable),” terangnya.

Saat dimintai keterangan terkait potensi energi panas bumi di Sulut, dirinya menjawab Sulut merupakan salah satu lokasi yang piotensial.

“Potensi di Sulut yakni, Lahendong, Tompaso serta masih ada beberapa daerah lain yang energi panas buminya bisa dikembangkan,” sebutnya.

Dirinya berharap pemerintah akan melihat potensi ini dan selanjutnya diberdayakan.

“Jika ini dioptimalkan, pasokan listrik meningkat, ketergantungan terhadap BBM menurun,” pungkasnya. (ein)

Comments

comments

Posted by on 20 May, 2013. Filed under Breaking News,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *