Kasus Asusila dengan Tersangka Ayah Kandung dan Kakek Masuk Tahap Tuntutan

Kasi Pidum Kejari Tomohon Jolfis Sambow SH(foto: Okemanado.com/domas)

Kasi Pidum Kejari Tomohon Jolfis Sambow SH(foto: Okemanado.com/domas)

TOMOHON, OKE – Kasus asusila yang menimpa gadis 13 tahun asal Desa Lemoh Kecamatan Tombariri dengan ayah kandung dan kakeknya sebagai pelaku, saat ini sudah memasuki tahapan tuntutan oleh Kejari Tomohon.

“Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 81 KUHP serta UU Perlindungan Anak,” jelas Kasi Pidum Kejari Tomohon Jolfis Sambow SH.

Untuk diketahui, remaja yang masih duduk di bangku SMP, sebut saja Bunga, harus mengalami pengalaman yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Pasalnya, Bunga dicabuli oleh dua orang yang justru paling dekat dengan dirinya, yakni ayah kandung(BT) serta kakeknya sendiri(FS).

Sebagaimana yang terungkap, kasus ini bermula dari laporan BT ke Hukum Tua desa Lemoh Kecamatan Tombariri,  perihal perbuatan FS, yang atas pengakuan Bunga, telah mencabulinya sebanyak 3 kali sejak bulan Desember 2012 sampai Bulan Maret 2013.

Namun yang mengejutkan, di hadapan Hukum Tua, Bunga pun mengaku, jika sang ayah turut menggaulinya pada bulan Maret 2013.

Atas pengakuan Bunga, kasus pun bergulir ke ranah hukum.

Reporter: Terry Lumentut/Domas

Comments

comments

Posted by on 18 May, 2013. Filed under Breaking News,Kriminal,Tomohon. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *