Pemilik HGU Pasar 23 Maret Dipindahtangankan Diam-Diam

Kadisperindakop Kotamobagu Hamza Kastur(foto: ist)

Kadisperindakop Kotamobagu Hamza Kastur(foto: ist)

KOTAMOBAGU, OKE –  Aset Pemerintah kota (Pemkot) Kotamobagu, berupa bangunan di Pasar 23 Maret, belakangan diketahui sudah mulai dipindahtangankan secara diam-diam oleh pemilik HGU pertama.

Hal ini menyusul adanya pengakuan dari tiga orang pemilik HGU kedua ke Bagian asset Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kotamobagu, yang mana mereka merasa tertipu.

“Hak Guna Bangunan (HGB) selama 20 tahun yang sudah selesai dimanfaatkan pemilik sebelumnya, mulai dipindahtangankan. Dan saat ini sudah ada tiga orang pedagang yang merasa tertipu. Ini akibat ketidak jelasan dalam serah terima asset,” kata Kepala Bagian (Kabag) Asset Rio Lombone SSTp kepada sejumlah sejumlah wartawan.

Dijelaskan, saat pemanfaatan HGB masih dikelola Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bolmong. Setelah pemanfaatan HGB selesai, pemilik pertama sudah mulai pindahtangankan  dengan mekanisme sewa senilai Rp.35 juta. Selain sewa, pemilik ke dua, pun masih harus membayar retribusi kepada pemkot Kotamobagu senilai Rp.400 ribu.

“Padahal, sewa itu tidak lagi ke pemilik pertama tetapi harus ke Pemkot Kotamobagu. Karena pemanfaatan HGB,” terangnya.

Reporter: Knb

Comments

comments

Posted by on 15 May, 2013. Filed under Breaking News,Bumi Totabuan,Ekonomi. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *