UC Berlaku Bagi Mereka yang Belum Dijamin Askes dan Jamsostek

spanduk universal coverage.(foto: ist)

spanduk universal coverage.(foto: ist)

MANADO, OKE – Tidak bisa dipungkiri, program Universal Coverage (UC) atau pengobatan gratis yang digagas Walikota GS Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Harley AB Mangindaan direspon positif oleh masyarakat. Hal ini terbukti dari meningkatnya jumlah pasien yang datang berobat ke Puskesmas.

Namun, masalah baru yang muncul saat ini adalah masih kurangnya pemahaman masyarakat terkait teknis penggunaan program UC, Askes serta Jamsostek. Menanggapi masalah tersebut, pemerintah kota melalui Sekretaris kota, Haefrey Sendoh angkat bicara.

“Pegawai negeri sipil serta warga yang sudah dijamin oleh Askes dan Jamsostek tidak akan mendapat pelayanan melalui program UC,” ujar Sendoh, saat menerima keluhan salah seorang warga yang tercatat sebagai aparat negara, Senin (13/5).

Ia menambahkan, hal ini semata-mata bukan karena pemberlakuan program UC pilih-pilih orang.

“Program ini digagas untuk membantu warga yang berekonomi lemah tapi, tidak juga menutup kemungkinan bagi orang berduit,” ujarnya. “Syaratnya adalah cukup menunjukan bukti berupa KTP dan Kartu Keluarga yang membenarkan bahwa yang bersangkutan benar-benar terdaftar sebagai warga kota Manado,” sambungnya.

Dirinya berharap, masyarakat tidak akan salah persepsi dengan teknis program tersebut. Apalagi kalau langsung mengklaim pemerintah pilih kasih.

“Program ini semata-mata untuk meringankan beban masyarakat khususnya dalam mendapatkan pelayanan kesehatan,” pungkasnya. (ein)

Comments

comments

Posted by on 14 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *