5 Korban Longsor Freeport Berhasil di Evakuasi

Pertambangan PT. Freeport Indonesia.  foto : ist/*

Pertambangan PT. Freeport Indonesia. foto : ist/*

Jayapura, Oke. – Sebanyak 5 pekerja PT Freeport Indonesia yang tertimbun longsoran di area tambang Tembagapura, Papua, berhasil dievakuasi. Sementara sekitar 30 lainnya masih terperangkap di terowongan bawah tanah Big Gossan, Tembagapura itu.

“Ada 5 yang sudah dievakuasi,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian di Jayapura, Papua, Selasa (14/5/2013).

Namun, Tito mengaku belum tahu apakan 5 korban yang berhasil dievakuasi itu dalam kondisi selamat atau sudah meninggal dunia. Untuk saat ini, proses evakuasi masih terus dilakukan. “Baru itu data yang kami peroleh dari lapangan,” tutur Tito.

Saat ini, tambah Tito, langkah paling utama adalah proses evakuasi para korban. Sementara, untuk penyelidikan penyebab longsoran, untuk mengetahui apakah longsoran itu disengaja atau tidak, akan diselidiki belakangan.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Gede Sumertajaya mengatakan saat ini proses evakuasi masih berlangsung. Evakuasi harus dilakukan secara hati-hati karena masih ada korban yang terperangkap di dalam terowongan.

“Kami takut ada longsor lagi, karena yang di dalam belum diketahui kondisinya,” kata Sumerta.

Sebelumnya, puluhan pekerja PT Freeport Indonesia dilaporkan tertimbun material longsor saat sedang melakukan latihan keselamatan (training safety) di tambang bawah tanah Big Gossan, Tembagapura, Selasa sekitar pukul 08.00 WIT.

Kapolres Mimika, AKBP Jeremias Rontini, dilansir Antara di Timika, Selasa, mengatakan hingga saat ini tim Emergency Respons Grup (ERG) PT Freeport masih melakukan evakuasi para korban.

Hingga saat ini manajemen PT Freeport Indonesia belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa longsor yang terjadi di terowongan Big Gossan Tembagapura tersebut.

 

(ok/Eks/*)

Comments

comments

Posted by on 14 May, 2013. Filed under Breaking News,Nasional. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *