Sidang Kasus Dugaan Penggelapan Uang, Terdakwa Akui Semua Atas Perintah Kepala Disparbud Hendrik Waroka

Hendrik Warokka.(foto: ist)

Hendrik Waroka.(foto: ist)

MANADO, OKE – Sidang kasus dugaan penggelapan uang Rp60 juta yang menjerat mantan Bendahara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Manado, Ejau alias Enny kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Senin (13/5).

Pada sidang yang dipimpin Ketua Majelis tunggal Efran Basuning SH Mhum itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muthmainnah Umadji SH MH, menghadirkan tiga saksi yakni Kepala Disparbud Hendrik Waroka, saksi pelapor Cicilia Demsy (staf CV Sulut Jaya Sentosa, red) serta Steven Samsudin (Aba,red) untuk dikonfrontir dengan terdakwa.

Di hadapan ketua majelis,  terdakwa dengan tegas mengatakan dirinya hanya menjemput uang dari saksi pelapor Cicilia Demsy sebagaimana perintah Kepala Disparbud Hendrik Waroka. Namun keterangan itu dibantah Hendrik Waroka. Waroka mengaku tidak pernah memberi perintah untuk melakukan hal itu.

Sementara saksi Aba tetap dalam keterangannya yang menyebutkan, saksi dihubungi  terdakwa dan minta bertemu di pemkot. Di mana dalam pertemuan itu terdakwa menjanjikan proyek ATK senilai Rp60 juta.

“Ngoni sadia jo Rp40 juta nanti torang kerja, bilang jo pa ngana pe bos,” ungkap Aba menirukan kata-kata terdakwa berdialek Manado.

Saksi pelapor Cecilia Demsy memperlihatkan adanya surat pernyataan yang dibuat terdakwa bahwa dirinya akan membayar hutang proyek sebesar Rp40 juta selambat-lambatnya tanggal 27 oktober 2011  jika tidak menepati janji maka siap diproses berdasarkan hukum yang berlaku.

”Surat itu dibuat dan ditandatangani oleh terdakwa,” kesal Cicil yang sudah merasa ditipu terdakwa karena sudah mengambil uang Rp40 juta secara bertahap.

“Rp15 juta di Ananas, kedua kali Rp25 juta di Java Mie samping BCA sementara proyek tidak kunjung di dapat alias proyek fiktif,” terang Cicil.

Terdakwa pun tidak menampik keterangan saksi.

”Benar saya terima uang itu dua kali,” singkat  Enny.

Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi ade charge atau meringankan yang akan dihadirkan Markus Tojang SH, penasehat hukum terdakwa. (Ibra)

Comments

comments

Posted by on 13 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *