Putusan Mahkamah Agung, Surat Pernyataan Tindakan Operasi Dari RS Prof Kandouw Adalah Rekayasa

(foto: ist)

(foto: ist)

MANADO, OKE – Surat pernyataan tindakan operasi terhadap korban Siska Makatey yang dilakukan ketiga dokter RS Prof Kandouw yakni dr Dewa Ayu Sasiary Prawani, dr Hendrik Simanjuntak serta dr Hendy Siagian diduga direkayasa. Hal ini diungkapkan Grace Makatey, Kakak korban, usai sidang Peninjauan Kembali (PK) yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Senin (13/5).

“Saat kasasi di Mahkamah Agung (MA) surat pernyataan itu dinyatakan palsu, karena tidak sesuai dengan aslinya yang telah disesuaikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) korban,” ungkap Grace pada okemanado.com.

“Yang jelas surat pernyataan itu kemungkinan besar dibuat oleh pihak RS Kandouw setelah Siska meninggal,” ujar Grace.

Grace berharap, keadilan ditegakkan karena menurutnya kasus ini adalah tindakan malpraktek.

“Kami heran kenapa mereka (ketiga terdakwa, red) belum dieksekusi. Padahal MA mengatakan mereka bersalah. Kami juga meminta pada hakim agar menghukum para terdakwa sesuai perbuatannya,” harap Grace. (Ibra)

Comments

comments

Posted by on 13 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *