Tekan Angka Kriminalitas, Polresta Manado Optimalkan Operasi Cipkon

Kombes Pol. Amran Ampulembang.(foto: csn)

Kombes Pol. Amran Ampulembang.(foto: csn)

MANADO, OKE Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Sam Ratulangi 2013 tidak serta merta berhasil menekan angka tindak kriminal di Sulawesi Utara. Buktinya, usai pelaksanaannya, angka kriminalitas meningkat lagi.

Kapolresta Manado Kombes Pol Amran Ampulembang mengakui memang terjadi peningkatan kasus usai operasi Pekat, 30 April lalu.

“Memang naik, tapi bukan karena tidak ada operasi lagi. Situasi di Manado memang sangat rentan dengan tindak kriminal yang sulit terbaca,” ujar Ampulembang, Jumat (10/5).

Menurutnya, meski Ops Pekat Samrat telah berakhir, Polresta Manado masih terus melakukan operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang setiap hari dilaksanakan.

“Operasi Cipkon adalah operasi yang setiap saat bisa dilakukan, dan dengan cipkon inilah kami berusaha untuk tetap menekan angka kriminalitas,” terang Ampulembang.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak selalu terfokus atau membebankan kepada polisi dalam hal ketahanan masyarakat, dimana masyarakat juga bisa berperan penting dalam menjaga keamanan di lingkungan sekitar.

“Minimal membantu polisi lah dalam menjaga keamanan sekitar kita, mungkin dengan mengaktifkan kembali Siskamling dan lain sebagainya,” kata Ampulembang. “Kami juga akan berupaya kembali memberdayakan system preentif yang dimulai dari tingkatan terbawah, misalnya dari Gereja dan Masjid, lalu ke tokoh masyarakat dan lingkungan,” tutup Ampulembang. (ibra)

Comments

comments

Posted by on 12 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

One Response to Tekan Angka Kriminalitas, Polresta Manado Optimalkan Operasi Cipkon

  1. Boboca Reply

    12 May, 2013 at 06:16

    Sekedar saran untuk jajaran Polda Sulut : giatkan kembali unit reaksi cepat , tingkatkan patroli jalan raya dengan armada mobil dan motor yang dimiliki polda, polres, dan polsek di lingkup Polda Sulut. Kalau tidak mencukupi armada untuk patroli jalan raya, dapat dipertimbangkan untuk mempergunakan armada mobil dan motor yang sering dipergunakan untuk mengawal mobil tronton bermuatan alat berat dan armada yang sering dipergunakan untuk mengawal rombongan kepala daerah kabupaten kota di Sulawesi Utara. Sekalian menjadi perhatian kepada pemerintah dan dewan Propinsi dan seluruh Kabupaten Kota di Sulut untuk turut serta berpartisipasi aktif terutama dalam pengganggaran dana bantuan operasional untuk polda polres dan polsek guna Keamanan dan Kenyamanan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *