SIGNIS Indonesia Gelar Pelatihan Pembuatan Film Pendek

Mas Teno, saat menjelaskan tentang penulisan naskah.

Mas Teno, saat menjelaskan tentang penulisan naskah.

MANADO, OKE – SIGNIS Indonesia sebuah Asosiasi Katolik untuk bidang komunikasi, mengadakan pelatihan Media untuk umat, khususnya pihak-pihak yang bekehendak kuat untuk membuat karya audio visual agar mampu merasul dibidang media. Bertempat di Wisma Lorenzo Lotta, mulai dari tanggal 8 sampai dengan 11 Mei 2013.

Romo Frans de Sales, SCJ.

Romo Frans de Sales, SCJ.

Secara rutin setiap tahunnya SIGNIS mengadakan pelatihan media tersebut, dan pada tahun ini Radio Montini 106 FM ditunjuk sebagai tuan rumah pelatihan tingkat regio MAM (Manado, Ambon, Makassar). Tema dari kegiatan ini adalah “Pembuatan Film Pendek” dengan lebih menyorot pada penyutradaraan dan editing film.

Dalam Pelatihan yang terselenggara atas kerjasama dengan Komisi Komunikasi Keuskupan Manado yang juga anggota SIGNIS Indonesia. Kegiatan tersebut dihadiri oleh peserta dari Manado, Ambon dan Makassar, serta Staf Radio Montini 106 FM, Staf Komsos Keuskupan Agung Makassar, utusan Paroki, utusan Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi, utusan Komisi Kateketik, serta utusan CU.

Selain itu pelatihan ini dihadiri juga oleh peserta tamu dari Palembang (Sumatera Selatan), yang hadir bersama Romo Frans de Sales, SCJ. (Ketua Komsos Keuskupan Agung Palembang / KAPAL) yang juga bertindak sebagai Produser.

Adapun sebagai Narasumber dalam pelatihan ini adalah Cornelius Sulistomo BD. atau lebih akrab disapa Mas Teno, dari KOMSOS Keuskupan Agung Jakarta.

Cornelius Sulistomo.

Cornelius Sulistomo.

Seperti biasa oleh narasumber, para peserta diajak untuk mengenal bagaimana menggunakan camera, menulis naskah dan bekerja sama dalam Tim Produksi. Ada yang berperan sebagai penulis, cameramen, sutradara, dan produser serta pemain.

Peserta yang hadir dibagi dalam empat kelompok: (1) SUMA Production yang menyajikan film pendek berjudul “Langkah Langkah Gontai”, (2) LORENZO Production yang menampilkan film “Ketika Cinta Harus Memilih”, (3) LOTTA Production yang menggarap film “Sesuatu Yang Tertunda”, dan (4) RJFDD Production yang mempersembahkan film “Clara”.

Seperti hal yang berulangkali disampaikan oleh narasumber dan disadari oleh para peserta yakni bahwa Training Audio Visual ini sebagai Proses untuk berproduksi dan bekerja sama dalam tim. Justru di sinilah peserta diajak untuk mengalami sendiri, bukan hanya menerima teori dan sharing pengalaman, namun benar-benar ber-Proses Produksi bersama.

SIGNIS adalah gabungan dari Asosiasi Katolik untuk Radio dan Televisi (Unda) serta Asosiasi Katolik untuk Sinema dan Audio Visual (OCIC). Keanggotaan Signis terbuka untuk lembaga-lembaga Katolik yang bergerak dalam karya kerasulan di bidang media komunikasi elektronik, telekomunikasi, virtual, informatika dan multimedia, seperti Komisi-Komisi Komunikasi Sosial (KOMSOS) baik di KWI maupun di Keuskupan-Keuskupan, pusat-pusat produksi (Sanggar dan Studio), dan lembaga-lembaga sejenis yang bergerak secara tidak langsung dalam karya kerasulan komunikasi.

Training Nasional adalah salah satu program tahunan yang diselenggarakan untuk meningkatkan mutu pelayanan anggota Signis Indonesia.

(GYT)

Dibalik layar :

dibalik layardibelakang layar

 

DSC_0519DSC_0532

Comments

comments

Posted by on 12 May, 2013. Filed under Breaking News,Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *