Sekprov Sulut Sayangkan Sikap Pemkot Kotamobagu Boikot Baksos Dharma Wanita Provinsi

Ketua Dharma wanita provinsi Ny. Hj. Ester Mokodongan-Turang sedang menyampaikan maksud dari kegiatan Baksos kepada masyarakat(foto:hmsprov)

Ketua Dharma Wanita Provinsi Ny. Hj. Ester Mokodongan-Turang sedang menyampaikan maksud dari kegiatan Baksos kepada masyarakat(foto:hmsprov)

KOTAMOBAGU, OKE – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Ir. SR Mokodongan menyayangkan sikap Pemkot Kotamobagu yang memboikot Bakti Sosial (Baksos) yang dilaksanakan Tim Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulawesi Utara.

Hal itu diungkapkan Mokodongan saat memberi sambutan pada Baksos Dharma Wanita Provinsi yang diketuai Hj. Ny. Masye Ester Mokodongan Turang, di Kelurahan Pobundayan Kotamobagu, Sabtu(11/5).

 “Pelaksanaan bakti sosial seperti ini telah dilaksanakan di beberapa kab/kota yang ada di Sulawesi Utara dan kegiatan ini tidak ada unsur politik didalamnya tapi murni untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat karena kesehatan itu penting dan mahal maka harus dijaga dan merupakan tanggung jawab dari pemerintah, baik pemerintah pusat, pemerintah Provinsi maupun kab/kota. Maka sangat disayangkan dan dipertanyakan sikap dari pemkot kotamobagu yang memboikot atau mencegal kegiatan seperti ini,” tegas Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Ir. Siswa Rahmat Mokodongan

Mokodongan berharap, agar masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan ini dengan sebaik-baiknya dan masyarakat dapat berkonsultasi apa saja dengan para dokter yang ada tentang kesehatan dan program seperti ini akan berkelanjutan, agar ke depan kesehatan masyarakat lebih baik dan lebih sejahtera.

Sementara Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulawesi Utara Hj. Ny. Masye Ester Mokodongan Turang mengatakan bahwa kegiatan ini telah direncanakan sejak lama untuk kab/kota yang ada di Sulut.

“Dan saat ini jadwal yang dikunjungi adalah kota kotamobagu. Jadi kegiatan ini bukan kampanye ,tetapi sosialisasi program Dharma Wanita Provinsi, agar masyarakat Sulawesi Utara memperoleh kesehatan yang baik. Dan pelayanan kesehatan ini terdiri dari pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan mata, pemberian KB, pemberian obat dan kaca mata gratis,” papar Ester.

Sementara tokoh masyarakat yang ada di kota kotamobagu A. L. Damapolii mengatakan  masyarakat sangat berterima kasih atas perhatian dari pemerintah Provinsi lebih khusus kepada Dharma Wanita yang memberikan pelayan kesehatan gratis ini.

“Karena kegiatan seperti ini langsung bersentuhan dengan masyarakat yang mengharapkan kesehatan yang baik dan berharap kegiatan seperti ini terus berkelanjutan,” ungkapnya.

Hadir pada kesempatan itu Kepala Badan Kesbangpol Gun Lapadengan, SH, Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Drs. Tamazaro Zega, M.Kes, Wakil Ketua DPRD Kota Kotamobagu Bob Paputungan, ST, tokoh masyarakat, tokoh agama dan anggota Dhama Wanita Provinsi Sulut serta masyarakat.

Terlepas dari sikap Pemkot Kotamobagu yang menjegal, aksi sosial berupa pengobatan gratis serta pembagian kacamata itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat.(hms/Knb)

Comments

comments

Posted by on 12 May, 2013. Filed under Breaking News,Bumi Totabuan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *