Luapan Sungai Ranoyapo Hancurkan Jalur Trans Sulawesi

Jika tidak segera diperbaiki, bukan tidak mungkin seluruh badan jalan sudah ambrol ke bawah(foto:oke/demsi)

Jika tidak segera diperbaiki, bukan tidak mungkin seluruh badan jalan sudah ambrol ke bawah(foto:oke/demsi)

AMURANG, OKE – Curah hujan yang terus terjadi dengan intensitas tinggi membuat infrastruktur jalan di sepanjang Trans Sulawesi mengalami rusak parah. Selain terkena longsoran tanah, kerusakan jalan diakibatkan juga oleh luapan sungai yang membuat abrasi tanah di bawah jalan.

Salah satunya adalah akses jalan yang menjadi jalur antar kabupaten/kota dan antar Provinsi yang ada di Minahasa Selatan, yakni jalur yang melintasi desa Maruasey menuju desa Popontolen atau sebaliknya.

Akibat curah hujan yang tinggi, membuat daerah aliran sungai Ranoyapo yang berada persis di bawah jalan jalur trans Sulawesi ini meluap, hingga tanah tak mampu menopang derasnya arus sungai dan menyebabkan  terjadinya longsor. Belum lagi dengan tidak adanya drainase di sisi kiri dan kanan jalan membuat air hujan mengalir mengikuti jalan yang longsor.

Pantauan yang dilakukan oleh reporter media ini, terlihat beberapa titik longsor yang bisa mengancam akan keselamatan pengguna jalan, walaupun di beberapa lokasi longsor telah dipasangi garis pembatas, namun belum ada tindakan konkrit yang dilakukan oleh pemerintah/instansi terkait, mengingat kondisi longsor ini telah terjadi sejak beberapa hari yang lalu.

Jika kondisi ini dibiarkan terus menerus, dikhawatirkan jalan akan ambrol dan akses trans Sulawesi akan lumpuh total.

Reporter: Dem’s

Comments

comments

Posted by on 11 May, 2013. Filed under Breaking News,Minahasa Selatan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *