Dua SD Negeri di Ranotana Butuh Tambahan Kelas

Komisi D Dekot Manado, melalui Jeanne Rumimpunu menyerukan kepada pemerintah agar memperhatikan kebutuhan ruang belajar/kelas bagi dua SD Negeri di Ranotana.(foto:ist)

Komisi D Dekot Manado, melalui Jeanne Rumimpunu menyerukan kepada pemerintah agar memperhatikan kebutuhan ruang belajar/kelas bagi dua SD Negeri di Ranotana.(foto:ist)

MANADO, OKE–Dua Sekolah Dasar (SD) Negeri 100 dan 110 di Ranotana membutuhkan tambahan ruangan belajar. Dari informasi yang dirangkum, kedua sekolah tersebut sering menggabungkan siswa/siswi mereka untuk belajar dalam satu ruangan. Hanya sekat saja yang memisahkan.

“Biasanya mereka digabungkan. Karena memang kami masih membutuhkan tambahan ruang belajar atau kelas. Sebenarnya kami sudah mengusulkannya ke pihak pemerintah. Namun, bukannya dibuat ruangan belajar, mereka malah membuat sekat saja,” kata salah seorang guru yang enggan dipublikasikan namanya.

Sementara itu, Komisi D Dekot Manado, melalui personil komisi, Jeanne Rumimpunu ketika dimintai tanggapannya mengatakan, telah menerima laporan tersebut. Dirinya bahkan sudah mengungkapkannya saat paripurna beberapa waktu lalu.

“Saya sudah menyampaikan hal ini ke pihak pemerintah saat paripurna waktu lalu, dan mereka berjanji akan merenovasinya. Saya kira ini adalah kebutuhan sekolah yang mendesak,” katanya.

Dia menambahkan, kebutuhan tersebut memang mendesak karena aktivitas KBM bisa terganggu.

“KBM tidak akan berjalan dengan baik, bila dua kelas digabungkan bersama-sama. Para siswa akan terganggu konsentrasinya dalam belajar. Ini patut dipertimbangkan oleh pemerintah,” ujar Ketua Forum Kota Sehat (FKS) ini.(rep4)

Comments

comments

Posted by on 10 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *