Karena Sunat, Siswa SD di Kawasan Istiqlal Tak Ikut UN

Personil Komisi D Dekot Manado, Jeanne Rumimpunu.(foto:ist)

Personil Komisi D Dekot Manado, Jeanne Rumimpunu.(foto:ist)

MANADO, OKE–Salah seorang siswa SD di kawasan Istiqlal, Kecamatan Singkil, terpaksa tidak ikut Ujian Nasional (UN) karena disunat. Dari informasi yang dirangkum, siswa tersebut disunat tepat pada hari pertama pelaksanaan UN.

“Ada salah seorang anak yang tidak ikut UN, karena menurut orang tuanya, dia disunat di hari pertama pelaksanaan ujian. Kasihan anak tersebut. Mengapa tidak disunat di hari lain, agar tidak menganggu aktivitas ujian yang akan dia hadapi?,” sesal Siti M (35) salah seorang guru yang berhasil dikonfirmasi.

Salah seorang pengamat dan pemerhati dunia pendidikan,  Wahyudi B, mengatakan orang tua perlu melihat timing (waktu-red) tepat bila melakukan acara sunatan atau hal-hal lain yang berhubungan dengan kegiatan religius, yang mungkin saja bisa menghambat pendidikan anak tersebut di sekolah.

“Pendidikan agama dan pendidikan umum yang diterapkan di sekolah sangat menunjang perkembangan intelektual anak, baik secara jasmani dan rohani. Akan tetapi, orang tua harusnya lebih melihat, bahwa pendidikan di sekolah itu sangat penting bagi anak. Makanya perlu cari waktu yang tepat, agar tidak mengganggu aktivitas sekolah anak,” katanya.

Sementara itu, Komisi D Dekot Manado melalui personil komisi Jeanne Rumimpunu ketika dimintai tanggapannya atas hal ini, mengatakan sangat prihatin dengan situasi ini.

“Saya sangat prihatin dengan masalah ini. Kasihan anak tersebut. Itu akan mempengaruhi kondisi psikologisnya. Apalagi bila ujian susulan nanti, cuma dia sendiri. Ia akan merasa malu dan kemudian tidak bisa mengerjakan semua soal ujian. Orang tua harusnya lebih peka dalam membimbing anak,” tukas Rumimpunu yang baru saja meraih gelar Master pendidikan di Jakarta ini.(rep4)

Comments

comments

Posted by on 8 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *