Fasilitas Lampu Jalan Minim, Kriminalitas di Manado Merebak

minimnya fasilitas penerangan jalan di Manado, bisa mendorong munculnya tindakan kriminal.(foto:ist)

minimnya fasilitas penerangan jalan di Manado, bisa mendorong munculnya tindakan kriminal.(foto:ist)

MANADO, OKE–Minimnya fasilitas lampu jalan di beberapa titik di Kota Manado membuat aksi kriminalitas merebak. Apalagi, dari pantauan, beberapa lokasi yang masih minim fasilitas tersebut meliputi Jalan Pomorow, Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala, Kelurahan Winangun dan Kelurahan Kleak. Parahnya lagi, hal ini turut dibenarkan beberapa warga. Tak banyak dari mereka mengatakan, kondisi jalan yang gelap gulita memicu aksi kriminal.

“Beberapa kali, sering terjadi kasus penikaman, dan perkelahian di lokasi ini. Apalagi, ditunjang dengan kondisi jalan yang gelap gulita, menjadikan lokasi di Jalan Pomorow menjadi lokasi paling rawan untuk dilalui,” ujar Stenly Pangalila warga Pomorow.

Hal serupa pun diungkapkan, Lisa Halim warga Banjer. Dirinya menuturkan, sering terjadinya aksi premanisme di beberapa jalan yang gelap gulita di wilayah tersebut, membuat sebagian besar masyarakat takut keluar malam.

“Situasinya sangat rawan. Apalagi, sering terjadi tindakan kriminal di wilayah tersebut. Ditambah lagi, jalannya gelap,” kata Lisa sembari menunjuk jalan di mana sering terjadi tindakan kriminal, termasuk aksi perampokan dan pencurian.

Sementara itu, situasi lainnya terjadi di Kelurahan Kleak. Meski ada beberapa titik jalan yang masih minim sarana penerangan jalan, namun ada juga yang sudah rusak.

“Ada wilayah yang masih minim sarana penerangan jalan, tapi juga ada yang rusak dan perlu diperbaiki,” kata Thomas Roring.

Komisi C Dewan Kota (Dekot) Manado, melalui personil komisi Tonny Rawung ketika dimintai tanggapannya terkait hal ini mengatakan, Dinas Tata Kota (Distakot) Pemkot Manado harusnya antisipatif sedini mungkin. Apalagi, anggaran yang disediakan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat akan penerangan jalan.

“Anggaran yang disediakan untuk kebutuhan penerangan jalan, saya kira cukup. Mestinya pihak pemerintah memperhatikan hal ini,” tandas Rawung sembari membeberkan data anggaran yang disediakan.

1. Pengadaan Lampu (Tenaga Surya) dengan lokasi, Manado Tua, Bunaken, Siladen = Rp. 500 juta.

2. Pemeliharaan sarana penerangan jalan dengan lokasi Kota Manado = Rp. 600 juta.

3. Jumlah sarana penerangan jalan = 4.820

4. Aktif = 40 persen.

(rep4)

Comments

comments

Posted by on 7 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *