Pansus LKPJ Pertanyakan Program Dinas Pertanian Minut

(foto: obi/okemanado.com)

(foto: obi/okemanado.com)

MINUT, OKE – Piet Luntungan, anggota Pansus LKPj Bupati 2012, mempertanyakan program Dinas Pertanian Kabupaten Minut yang dinilainya tidak tepat sasaran.

“Program Dinas Pertanian sudah memberikan gambaran masa depan yang suram untuk petani Kelapa,” ujar Luntungan dalam rapat Pansus LKPj bersama Kadis Pertanian dan Asisten Satu Pemkab Minut, Jumat (3/5) siang di Batu Nona Resort.

Program tersebut, adalah pelarangan dari Dinas Pertanian untuk menebang Pohon Kelapa, dan pemberian bibit Kelapa.

“Kalau Pohon Kelapa sudah tidak menghasilkan buah, tentunya batang pohonnya adalah nilai ekonomis, hal ini tidak bisa dilarang Dinas Pertanian,” kata Luntungan.

Sedangkan, program pemberian bibit Kelapa, dinilai Luntungan tak tepat sasaran. Dijelaskannya, saat ini permasalahan yang dihadapi petani Kelapa adalah saat panen.

“Sampai sekarang banyak Kelapa tak diproduksi karna tak di panjat, karena tak ada biaya untuk sewa pemanjat Kelapa,” ujar Luntungan.

Di saat seperti itu, bila Dinas Pertanian justru memberikan Bibit Kelapa, maka sama halnya tak ada gunanya bagi petani Kelapa.

“Jadi yang harusnya Dinas Pertanian pikirkan, bagaimana mencari solusi untuk kelapa bisa diproduksi. Bukannya pihak Dinas hanya suruh tanam pohon,” sindir Luntungan.

Dengan adanya anggaran dari Dinas Pertanian, diharapkan Luntungan, agar Dinas Pertanian betul-betul melakukan program yang tepat sasaran.(obi)

Comments

comments

Posted by on 4 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Minahasa Utara,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *