Walikota Vicky Lumentut Tolak Korupsi

(foto: ein/okemanado.com)

(foto: ein/okemanado.com)

MANADO, OKE – Saat sejumlah pejabat top di negeri ini berlomba-lomba untuk memperkaya diri mereka sendiri dengan praktek korupsi, Walikota Manado, Dr. Ir. G. S. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA secara tegas menolak praktek haram tersebut. Tidak main-main, walikota yang terkenal dengan program-programnya yang pro rakyat tersebut menggandeng  Kemenpan-RB, KPK serta Ombudsman dalam memerangi pratek yang lagi tren di kalangan orang berdasi tersebut.

“Kita harus berkomitmen untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani dengan sungguh-sungguh jangan setengah hati,” tegas Lumentut usai menghadiri acara penandatanganan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kamis (2/5).

Zona integritas adalah predikat yang diberikan kepada kementerian, lembaga atau pemerintah daerah yang pimpinan dan jajarannya memiliki komitmen untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.

“Kita bisa jadikan zona integritas ini sebagai modal pencegahan korupsi yang lebih dini,” ujar Lumentut yang juga dipercayakan mewakili 15 kabupaten/kota se- Sulut membacakan naskah zona integritas.

Ia menambahkan, korupsi telah menghambat tujuan bangsa ini dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, oleh karena itu kata Lumentut, semua itu harus diberantas. Alergi pemerintah kota terhadap praktek korupsi sebenarnya sudah sejak lama. Sebelumnya, pada 5 Februari 2013, Pemkot telah melaunching Penilaian Inisiatif Anti Korupsi (PIAK), yang dihadiri oleh fungsional Direktorat Litbang KPK, Niken Ariati. Juga telah mencanangkan Support to Indonesia’s Islands of Integrity Program for Sulawesi (SIPS) Project, yang merupakan kerja sama antara KPK dan CIDA-Kanada dalam upaya pencegahan korupsi.

“Korupsi adalah musuh utama dan musuh bersama. Mari kita perangi juga secara bersama,” ajak Lumentut yang juga merupakan Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia tersebut.(ein)

Comments

comments

Posted by on 2 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *