Toni Supit Semakin Tak Terbendung

(foto: ein/okemanado.com)

(foto: ein/okemanado.com)

MANADO, OKE – Popularitas Toni Supit atau yang biasa disapa Tonsu di Sitaro khususnya di pulau Tagulandang dan Biaro semakin tak terbendung. Hal nampak kala putra Tagulandang tersebut berkunjung ke beberapa lokasi di bumi Mandolokang (Tagulandang,red) pada Selasa dan Rabu kemarin. Lokasi pertama yang dikunjungi oleh pria yang juga dijuluki warganya sebagai bapak pembangunan tersebut yakni kampung Mahangiang. Warga setempat tumpa rua ke jalan kala menyambut orang yang saat ini masih menjabat sebagai orang nomor 1 di Sitaro tersebut. “Hidup Tonsu, maju banteng,” teriak warga setempat.

Di kampung tersebut, Supit bersama rombongan yang terdiri dari kepala-kepala SKPD di Sitaro serta sejumlah anggota dewan meresmikan salah satu bangunan yakni balai kampung setempat. Setelah itu, Supit bersama rombongan bertolak ke kampung Buha guna meresmikan gedung gereja masehi advent hari ketujuh. Di sepanjang jalan yang dilalui, warga masyarakat mengeluh-eluhkan pimpinan yang dikenal dekat dengan warganya itu. Nuansa warna merah yang menjadi warna kebanggaan partai PDIP begitu dominan di sepanjang jalan. Setibanya, di kampung Buha, Supit bersama rombongan disambut dengan tarian adat oleh sejumlah pelajar SMP.

“Tidak ada yang pemimpin lain yang lebih dari bapak Toni Supit,” ujar sejumlah warga yang sudah rela menunggu hingga berjam-jam kedatangan calon Bupati Sitaro nomor urut dua tersebut.

Usai meresmikan gedung gereja, Supit menyapa warga masyarakat yang masih setia mendukungnya dengan menyanyikan sebuah lagu rohani dalam daerah. Tatap muka bersama warga pun berlangsung hingga larut malam. Keesokan harinya, Bupati yang pernah mengenyam ilmu di Universitas Klabat (UNKLAB) tersebut mendapat undangan untuk bertatap muka dengan warga yang ada di Tagulandang utara. Hal serupa pun terjadi, dukungan warga begitu tampak jelas. Supit bersama rombongan disambut bagaikan seorang pahlawan yang baru kembali dari medan perang.

“Bukan cuma janji, tapi so terbukti,” ujar sejumlah warga.

Kegiatan terakhir yang dilakukan oleh Tonsu sebelum meninggalkan pulau Tagulandang adalah menghadiri acara peletakan batu pertama gedung gereja masehi advent hari ketujuh Buhias.

“Rajinlah beribadah dan eratkan tali persaudaraan,” tutupnya.(ein)

Comments

comments

Posted by on 2 May, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Nusa Utara,Oke Manado,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *