Hari Buruh Sedunia, Pemprov Sulut Sepakat Tindaki Perusahan ‘Nakal’

Mecky Onibala dan Harold Monareh sedang mendengarkan orasi pengunjuk rasa(foto: idmanado.co/demsi)

Mecky Onibala dan Harold Monareh sedang mendengarkan orasi pengunjuk rasa(foto: idmanado.co/demsi)

Manado, Oke – Momentum May Day atau Hari Buruh Sedunia hari ini, Rabu(1/5), Pemerintah Provinsi Suut sepakat menindak setiap perusahan ‘nakal,’ dalam hal pemberlakuan UMP.

“Kami akan melakukan pengawasan secara berkesinambungan, sebab masihh ada perusahan yang belum mentaati Peraturan Gubernur Nomor 52 tahun 2010,” terang Kadisnakertrans Sulut Harold Monareh, saat menerima para pengunjuk rasa di depan lobi kantor Gubernur tadi siang.

Bagi perusahan yang masih ‘bersikeras’ melawan aturan resmi yang sudah ditetapkan Pemerintah daerah, menurut Monareh, pihaknya tidak akan segan-segan melakukan penertiban.

Senada dengan itu, Assisten I Setdaprov mecky Onibala bahkan menebar ancaman pencabutan Izin bagi perusahan yang masih membayar buruh di bawah UMP yang telah ditetapkan, yakni sebesar Rp.1.5.00.000

“Perusaha yang tidak membayar sesuai UMP akan diberi sanksi sesuai aturan yang ada,” ujar Onibala sembari menambahkan sanksi yang diberikan bisa pencabutan izin perusahan.

Rep: Dem’s

Comments

comments

Posted by on 1 May, 2013. Filed under Breaking News,Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *