Wagub Kansil Resmikan PIHBS di Bank Indonesia

Tampak wagub membuka website PIHBS tanda peresmian(foto; hms)

Tampak wagub membuka website PIHBS tanda peresmian(foto; hms)

Manado, Oke – Bank memiliki fungsi sebagai Agen Pembangunan (Agen of Development), sebagai badan usaha, bank tidaklah semata-mata mengejar keuntungan (Profit Orientet), tetapi bank turut bertanggung jawab dalam pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Dalam hal ini bank juga memiliki tanggung jawab sosial, sebagaimana yang diupayakan oleh Bank Indonesia saat ini.

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Sulut Dr. Djouhari Kansil MPd saat meresmikan Pusat Informasi Harga Bahan Pokok Strategis (PIHBS) Provinsi Sulut dan Seminar Strategi PerbankanDalam Meningkatkan Peran Sebagai Akselerator Pembangunan Ekonomi Daerah, yang ditandai dengan pembukaan webside PIHBS di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Manado, Selasa (30/4).

“Melalui peresmian ini, kiranya komoditas strategis yang banyak dibeli masyarakat dan harga yang berlaku di pasaran akan ditayangkan secara Real Time (seketika) lewat peralatan informasi elektronik dan oneline dapat tersedia secara Up To Date (terkini) berbasis webside,” ujar Kansil, sembari mengharapkan harga kebutuhan yang akan disiarkan melalui webside, dapat menyertakan harga pasar tradisional maupun modern sehingga akan memudahkan konsumen berbelanja dan mencari lokasi yang paling terjangkau.

Tidak hanya itu PIHBS dapat menginformasikan posisi stok bahan kebutuhan pokok strategis yang masih ada pada pedagang yang selanjutnya akan sangat penting dalam stabilitas harga dipasaran.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut Suhaedy mengatakan, PIHBS tidak hanya memuat informasi harga pangan, namun juga harga komoditas lainnya yang memiliki andil besar dalam pembentukan inflasi kota manado.

“Sedangkan tujuannya antaralain untuk mengidentifikasi jenis komodititas pangan strategis di wilayah sulut (penyumbang inflasi dan dikonsumsi secara luas oleh masyarakat umum), Asesmen proses bisnis PIHBS yang meliputi sistem pendataan, jumlah lokasi dan sampel survei dan teknik pelaporan data serta evaluasi efektivitas media diseminasi informasi harga bahan pok strategis,”  tambah Suaedy(hms)

Comments

comments

Posted by on 30 April, 2013. Filed under Breaking News,Ekonomi,Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *