E-KTP Rawan Pungli, Komisi A Minta Pemkot Kawal Ketat

Dikabarkan rawan pungli, Komisi A Dekot Manado minta pemkot kawal ketat pengurusa E-KTP.(foto:ist)

Dikabarkan rawan pungli, Komisi A Dekot Manado minta pemkot kawal ketat pengurusan E-KTP.(foto:ist)

Manado, Oke–Dikabarkan rawan pungli, Komisi A Dekot Manado, meminta Pemerintah Kota Manado untuk menindak tegas pelaku pungutan liar (pungli) dalam pengurusan E-KTP. Menyusul adanya keluhan warga terkait hal tersebut.

“Masih ada oknum-oknum yang sengaja melakukan pungutan di luar standard yang ditetapkan. Kalau ada yang tidak membayar, E-KTP mereka pasti diperlambat,” ujar Henrik warga Kecamatan Malalayang.

Mereka mengakui saat akan melakukan pengurusan, biasanya oknum-oknum tidak bertanggungjawab ini meminta biaya tambahan atau biaya plus, dalam rangka membawa berkas-berkas ke kecamatan atau ke dinas catatan sipil (capil).

“Jadi biaya E-KTP sudah tidak sesuai dengan yang ditetapkan dalam Perda. Karena alasan mereka, selain untuk biaya operasional ke capil, juga untuk mempercepat pengurusan,” ujarnya kembali.

Terkait hal ini Dewan Kota Manado, yang dikonfirmasi melalui Komisi A, Henky Lasut meminta Pemkot untuk segera melakukan evaluasi dan menertibkan oknum-oknum PNS yang sering melakukan pungutan tersebut.

“Jika dia seorang PNS maka diberikan sanksi, dan jika dia kepala lingkungan, pejabat kelurahan atau kecamatan, langsung diganti saja. Jangan mempersulit warga,” tegas Lasut kepada okemanado.com, Senin(29/4).(rep4)

Comments

comments

Posted by on 29 April, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *