Eks Kabag Pemdes Desa Talaud Divonis 16 Bulan Penjara

(foto: ilustrasi sidang)

(foto: ilustrasi sidang)

Manado, Oke – Samuel Pontoh, Mantan Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Kepulauan Sangihe divonis 1 tahun 4 bulan penjara. Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Manado Rabu (24/4), Ketua Majelis Hakim Verra Lihawa SH. MH  dan anggota Novrry Oroh SH serta Arizone Megajaya SH menilai, terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi atas alokasi dana kampung pembuatan profil desa.

Selain hukuman badan, terdakwa juga didenda Rp50 juta subsider 2 bulan penjara, ia juga dibebankan  membayar uang pengganti sebesar Rp151.121 juta.

“Jika dalam satu bulan perkara sudah inkra,terdakwa tidak dapat membayarnya, harta benda akan disita.Bila seluruh hartanya sudah dilelang dan tidak mencukupi sesuai uang pengganti, maka diganti dengan subsider 2 bulan penjara,” ungkap Lihawa.

Lihawa juga menjelaskan terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi,di mana saat itu terdakwa  bukan sebagai pejabat Pemdes lagi.

“Seharusnya proyek itu dikerjakan aparat kampung akan tetapi terdakwa mengambil alih pekerjaan tersebut,” kata Megajaya hakim ad hock.

Dijelaskan Megajaya  tindakan terdakwa bersifat non edukatif dengan maksud keseragaman bentuk profil desa, sebanyak 82 kampung tetapi telah menyalahi aturan seharusnya dibentuk Kelompok kerja (Pokja) untuk penyusunan data profil desa berbasis keluarga tetapi hanya mengerjakan pembuatan papan saja.

“Saat itu terdakwa mengalihkan profil desa dan meminta menyetorkan kembali uang yang sudah berada ditangan para Kepala Desa masing-masing Rp2 juta. Sementara 4  kampung lainnya membuat profil desa sendiri,total keseluruhan Rp 164 juta,” terang Megajaya.

Akibat perbuatannya negara dirugikan Rp164 juta, namun  pada 4 Februari 2013 terdakwa telah menyetorkan di Bank  Sulut sebesar Rp9.878 juta.

Megajaya menambahkan, hal yang memberatkan terdakwa, perbuatannya itu menghambat program pemerintahan dalam pemberantasan tipikor selaku Kepala Bagian, sementara hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dan masih memiliki tanggungan keluarga.

Mendengar putusan itu, terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya Semmy Mananoma SH  pikir-pikir untuk melakukan banding.

Diketahui sebelumnya oleh JPU, terdakwa dituntut dengan pidana penjara selama 2 tahun denda Rp 50 Juta subsider 3 bulan kurungan, dikenai untuk membayar uang pengganti Rp151.121 juta  Subsider 3 bulan kurungan.Terdakwa terbukti melanggar pasal sesuai dalam dakwaan Subsider yakni pasal 3 jo pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2011 Jo pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

(Ibrahim Hiola)

Comments

comments

Posted by on 24 April, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *