Jumiati Makalag: Sanksi Tegas bagi PNS yang Rekayasa Absensi

Jumiati Makalalag(foto: hmskk)

Jumiati Makalalag(foto: hmskk)

Kotamobagu, Oke – Adanya temuan sejumlah PNS yang merekayasa kehadirannya membuat Assisten II Setdakot Kotamobagu Jumiati Makalalag meminta BKD lebih ekstra dalam menindak aksi para PNS yang ‘nakal’ tersebut.

Penegasan itu disampaikan Jumiati saat memimpin Apel, Senin(22/4) pagi tadi.

Menurutnya, penerapan disiplin dalam lingkup Pemkot sudah akan lebih ditingkatkan lagi, mengingat di tahun 2014 depan, era birokrasi akan memasuki “Aoaratur Sipil Negara(ASN). Merupakan hal wajib untuk dikedepankan,” tegasnya.

Bagi PNS yang kedapatan melakukan rekayasa data kehadiran, oleh Jumiati, akan berhadapan langsung dengan PP Nomor 53 tahun 2010.

“Secara jelas dan sangat tegas telah termaktub di dalamnya tentang sanksi. Datang terlambat, pulang cepat, tidak masuk kerja tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan dan hal-hal lain yang menurut aturan mengandung konsekuensi logis atas tugas dan jabatan, semuanya tekah ditata dalam aturan tersebut,” paparnya.

Guna meminimalisir ‘kenakalan’ para PNS tertentu, Jumiati pun meminta BKD untuk melakukan pemeriksaan kehadiran secara langsung, di luar telah ada pendataan melalui sidik jari.

Reporter: Knb

Comments

comments

Posted by on 22 April, 2013. Filed under Breaking News,Bumi Totabuan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

2 Responses to Jumiati Makalag: Sanksi Tegas bagi PNS yang Rekayasa Absensi

  1. Bobeto Reply

    23 April, 2013 at 00:23

    Hebat dorang kalo so ada finger print (mesin absensi pake sidik jari) konbg bisa mengelabyi petugas absensi lei?
    Dorang ada potong drg pe jari?

    Yg harus diwwaspadai/diawasi adalah datang pagi pagi apel lalu absen sidik jari dan setelah itu keluar keluyuran atau pi kase tambat sapi seharian dan nanti somo jam pulang baru datang baabsen.

    Somusti selektif dan ketat pilih PNS. Trims

  2. absenfinger.com Reply

    28 May, 2013 at 07:32

    asal dioperasikan menurut standart penggunaan,maka manipulasi akan susah dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *