Oknum Polisi Diduga Pukul Warga Saat Operasi Pekat

Operasi Pekat Polda Sulut.(foto: ibra/okemanado.com)

Operasi Pekat Polda Sulut.(foto: ibra/okemanado.com)

Manado, oke – Romi, salah pengemudi kendaraan roda empat dipukul oleh Briptu Sarifudin, anggota polisi lalu lintas polda Sulut. Hal ini terjadi saat operasi pekat yang dilakukan jajaran Polda Sulut, Minggu, (21/4) sekira pukul 00.00 Wita di seputaran jalan sentrum.

Kejadian itu berawal ketika Romi menanyakan  apa dasar hukum bila tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sehingga polisi bisa menahan kendaraan.

“Yang jelas kamu salah karena membawa mobil tidak memiliki SIM, sudah semua itu ada aturannya,” ungkap Sarifudin.

Tidak puas dengan penjelasan polisi tersebut, Romi kembali bertanya, namun polisi yang agak temperamen tinggi itu langsung mendorongnya dan memukulnya di bagian bahu kiri.

“Bapak tidak berhak menahan mobil saya karena tidak ada dasar hukumnya. Saya kan punya kelengkapan surat-surat kendaraan,” ujar Romi kesal.

Perbuatan polisi tersebut diungkap Halim,  salah satu warga yang melintas di lokasi kejadian.

“seharusnya polisi jangan bertindak secara arogan karena  Polisi merupakan pengayom dari masyarakat. Bila yang kena tilang bertanya berulang kali itu wajar karena mereka juga punyak hak untuk bertanya kenapa harus dipukul,” kata Halim.

Sementara itu AKP Cris Manangkoda selaku penanggung jawab dalam operasi itu, ketika ditemui mengatakan tidak benar terjadi pemukulan.

“Ya itu mungkin salah paham tapi yang namanya pemukulan tidak ada,” tutur Manangkoda kepada okemanado.com.

Diketahui, puluhan roda dua berhasil ditahan oleh kepolisian saat melakukan operasi. Ditahannya kendaraan itu karena tidak memiliki kelengkapan surat terutama SIM.

“Dari oprasi ini puluhan minuman keras juga berhasil diamankan,” pungkas Manangkoda.

Reporter: Ibrahim Hiola

Comments

comments

Posted by on 21 April, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *