Stonehenge Berusia Lebih Tua 5.000 Tahun dari Perkiraan Awal

Stonehenge sebagai salah satu situs warisan budaya dunia(foto: bbc)

Stonehenge sebagai salah satu situs warisan budaya dunia(foto: bbc)

Inggris, Oke – Sebuah hasil penelitian terbaru tentang Stonehenge cukup mengesankan. Penggalian di dekat peninggalan prasejarah, Stonehenge, menunjukkan bahwa situs ini telah dihuni oleh manusia sekitar 5.000 tahun lebih awal dari perkiraan semula.

Tim arkeolog dari Univesitas Terbuka yang dipimpin arkeolog David Jacques melakukan penggalian di wilayah Amesbury, Wiltshire, tidak jauh dari situs Stonehenge, menemukan bukti baru yang bertentangan dengan teori lama yang menyebut tidak ada pemukiman manusia di lokasi itu sampai akhir 2.500 sebelum masehi.

Dari penggalian itu, para ahli itu menyimpulkan bahwa sudah ada pemukiman manusia di sekitar Stonehange sejak 7.500 sebelum masehi (SM)

Para arkeolog itu juga yakin bahwa orang-orang yang menetap di sekitar lokasi berdirinya monumen batu itu mula-mula mendirikan monumen yang terbuat dari kayu, yaitu antara 9.000 dan 7.000 SM.

Arkeolog Josh Pollard, dari Universitas Southampton mengatakan, para peneliti telah menemukan bukti-bukti “adanya komunitas manusia yang pertama kali mendirikan monumen di lokasi yang kini dinamakan Stonehenge”.

Temuan ini menunjukkan pula bahwa Stonehenge bukan hanya ditinggali oleh manusia Mesolithic dan kemudian ditempati oleh manusia Neolitik ribuan tahun kemudian.

Sebaliknya, demikian kesimpulan terbaru, lokasi itu ditempati berbagai orang dengan aneka budaya yang berbaur satu dengan yang lain.(bbc)

Comments

comments

Posted by on 20 April, 2013. Filed under Breaking News,Budaya,Internasional. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *