Sualang Himbau, UN Harus Dikawal Intensif

Ketua Komisi D Dekot Manado, dr. Richard Sualang.(foto:ist)

Ketua Komisi D Dekot Manado, dr. Richard Sualang.(foto:ist)

Manado, Oke–Ujian Nasional (UN) hari pertama dan kedua di Manado belum seutuhnya berjalan mulus. Itu disebabkan ada beberapa sekolah yang naskah UN masih tercecer atau tidak lengkap. Pantauan okemanado.com, Kamis (18/4) dan Jumat (19/04) di beberapa sekolah, seperti SMAN Tuminting, hampir setengah dari satu ruangan tidak ada soal. Sedangkan di SMA Negeri 8 Manado 4 (empat) soal berkurang.

Fakta ini, menurut, Ketua Komisi D Bidang Pendidikan Dr Richard Sualang akan berdampak pada hasil UN dari peserta.

“Siswa jadi tidak konsentrasi karena mau tidak mau ada yang lebih dulu mengerjakan soal, sedangkan yang lain masih menunggu,” kata Sualang, usai membuka soal di SMA Negeri 7 Manado kemarin.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado Dance Tombeg, menuturkan, soal yang kurang di dua sekolah tersebut, terpaksa diperbanyak oleh pengawas UN.

“Proses fotocopynya dikawal kepolisian. Jadi dijamin kerahasiaan,” ungkap Tombeg.

Sementara itu, Kepala Diknas Sulut Drs J Star Wowor menerangkan, penggandaan soal itu layak dan sah, karena mengacu pada Surat Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud. Nomor 3862/G/EP/2013 perihal Penggandaan Bahan UN.

“Kalau tidak ada surat tersebut kami tidak berani memperbanyak soal. Jadi fotokopi naskah UN itu sah asal secara teknis dikawal polisi,” ujar Wowor.

Ia menambahkan penggandaan soal UN harus menjaga variasi soal sehingga tiap peserta UN memiliki naskah soal yang berbeda satu sama lain dalam suatu ruangan.

“Naskah yang digandakan harus dimasukan dalam amplop standar UN dan disegel,” jelas Wowor.(rep4)

Comments

comments

Posted by on 19 April, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado,Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *