Dekot Manado, Anggarkan Dana Monorel

Anggota Banggar Dekot Manado, dan Walikota Manado, DR. Vicky Lumentut.(foto:ist)

Anggota Banggar Dekot Manado, dan Walikota Manado, DR. Vicky Lumentut.(foto:ist)

Manado, Oke–Rencana pemerintah kota Manado dalam mengupayakan infrastruktur monorel, disambut Badan Anggaran (Banggar) Dewan Kota Manado. Anggota Banggar Henky Kawalo menuturkan, rencana pembangunan jalur Monorel oleh pemerintah Kota Manado sebagai upaya mengurangi angka kemacetan, membuka peluang bagi para investor untuk berinvestasi.

“Asalkan itu sudah melalui kajian teknis dan menjawab kebutuhan masyarakat, maka kami siap mendukung,” ujar Kawalo.

Di sisi lain, Walikota Manado, GS. Vicky Lumentut menuturkan, pihaknya telah melakukan pengkajian dengan melibatkan akademi untuk melakukan perhitungan anggaran dan konstruksi yang aman terkait rencana pembangunan Monorel di Kota Manado.

Lanjutnya, ketika selesai dilakukan perhitungan anggaran yang dibutuhkan, yang bisa diambil dari APBD, maka akan segera dimulaikan pembangunannya. Namun, jika APBD tidak dapat digunakan, maka pemerintah kota akan berupaya berkordinasi dengan pemerintah pusat.

Namun ditegaskan Lumentut, rencana pembangunan Monorel tidak menutup kemungkinan akan melibatkan Investor dalam pelaksanaannya, karena proyek transportasi ini bisa menghasilkan pemasukan. Tapi kembali diungkapkan Lumentut, rencana ini masih dalam tahapan pengkajian.

Dilanjutkan Walikota, jika pelaksanaan pembangunan Monorel telah disepakati maka rencana selanjutnya, dilakukan pembangunan dua tahap yakni pertama rute Malalayang-Pasar Bersehati dan tahap kedua Pasar Bersehati-Manado bagian utara. Pada rute tersebut terdapat pos-pos persinggahan dan pembangunannya di atas lahan 16 persen.

“Rencana ini bertujuan agar meminimalisir kemacetan di Kota Manado. Apalagi, jalur ring road Manado-Bitung dan Manado-Tomohon segera dibuka dan dapat dipastikan semua kosentrasi kendaraan akan tertumpuk di Kota Manado. Sehingga perlu dicarikan langkah yang baik untuk mengatasi kemacetan tersebut. Dan menurut saya, Monorel merupakan alternatif yang baik, karena bangunannya tidak tergolong sederhana, tapi aman dan nyaman digunakan sebagai sarana transportasi dalam Kota, dibandingkan jembatan layang yang memakan anggaran yang sangat besar dan membutuhkan lahan yang cukup besar pula,” jelas Lumentut.(rep4)

Comments

comments

Posted by on 19 April, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *