Mingkid: Cabut Izin Untuk Pangkalan Nakal

Allan Mingkid

Allan Mingkid

Airmadidi, Oke – Masalah harga LPG 3 Kg bisa di dapat bervariasi di setiap pangkalannya. Bahkan ada yang menjual sampai Rp 25 ribu per tabungnya, dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15 ribu. Allan Mingkid, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi, Kabupaten Minut, mengakui pihaknya telah turun kelapangan, dan menemukan kendala tersebut, hingga dalam waktu dekat akan ada evaluasi. “Kemungkinan HET ini akan kita sesuaikan dengan daerah, semisalnya untuk harga di Airmadidi dan Likupang akan berbeda harganya,” ujar Mingkid, Kamis (18/4/2013) sore.

Mingkid mengakui, pangkalan yang nakal yang menjual gas dan menampung gas yang tidak menyalurkannya pada masyarakat, akan dilakukan pencabutan ijin pangkalan. “Memang sebelumnya ada kendala, dimana yang tersalur sedikit, dibanding dengan kuota. Ini kita cek, apa lari ke daerag lain atau ada penimbunan,” katanya. Ditambahkannya, memang ada keterlambatan penyaluran pada beberapa minggu sebelumnya, namun saat ini penyaluran sudah normal. “Jadi kalau ada pangkalan yang coba-coba melakukan penimbunan atau menjual lebih mahal dari HET, maka siap-siap ijinnya untuk dicabut,” tandas Mingkid. (obi)

Comments

comments

Posted by on 18 April, 2013. Filed under Breaking News,Minahasa Utara. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *