Dituntut 3 Tahun 6 Bulan Penjara, Kepala Distanbunnak Talaud Minta Bebas

Sidang.(ilustrasi)

Sidang.(ilustrasi)

MANADO, oke – Kepala Dinas Peternakan Pertanian dan Perkebunan Kabupaten  Kepulauan Talaud, Ir JKP alias Jovano minta dibebaskan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Hal itu diungkapkannya melalui pledoi atau nota pembelaan yang disampaikan penasehat hukum Jack Budiman SH, Jakcson Takasakeng SMHK serta Huisje H Rori SH, di hadapan majelis Ketua Majelis Hakim Armindo Pardede SH MAP dan anggota Novry Oroh SH serta Nich Samara SH.

Jovano didakwa dalam kasus dugaan korupsi pelaksanaan proses lelang pengadaan barang dan jasa Tahun 2011 untuk pekerjaan pembangunan jalan produksi di 13 kegiatan dengan jumlah dana Pagu sebesar Rp3,7 miliar.

“Di mana  seluruh  dakwaan baik dakwaan primair maupun dakwaan subsider tidak terbukti secara sah dan menyakinkan. Kami mohon dengat sangat agar majelis hakim membebaskan klien kami dari tuntutan JPU,” ujar Budiman dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Manado, Selasa (16/4).

Tim penasehat hukum  terdakwa berpandangan, berdasarkan keterangan para saksi dalam persidangan sangat jelas menyebutkan, bahwa yang melakukan perbuatan menyalahgunakan kewenangan dan kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan, adalah PPK Aristakus Tunas.

“Yang mempunyai tanggung jawab dalam pelaksanaan proyek tersebut,telah melakukan pencairan dana dengan membuat laporan kemajuan pekerjaan telah mencapai seratus persen dan menyuruh menandatangani pada tim PHO,Asisten teknik, pengawas lapangan dengan menyatakan yang bertanggung jawab adalah PPK Aristakus Tunas,” ujar Budiman dalam pledoinya.

Sebelumnya JPU Noval Thaher SH menutut terdakwa dengan hukuman 3 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp50 juta subsider 3 bulan. Terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp634.135 juta. Perbuatan terdakwa dijerat pasal 3 jo pasal 18 Undang-undang Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Reporter: Ibrahim Hiola 

Comments

comments

Posted by on 16 April, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *