Diduga, Langkanya Elpiji, Strategi Menaikkan BBM

Diduga, langkanya gas elpiji 3 kg ini, adalah strategi untuk menaikkan BBM.(foto:ist)

Diduga, langkanya gas elpiji 3 kg ini, adalah strategi untuk menaikkan BBM.(foto:ist)

Manado, Oke—Memasuki satu minggu, langkanya gas elpiji 3 kg di Kota Manado, membuahkan sejumlah wacana. Dari informasi yang dirangkum idmanado.co, diduga, langkanya gas elpiji ini adalah strategi menaikkan BBM. Meski masih tergolong wacana isapan jempol, namun meluasnya wacana ini, terus menggelitik hati warga, khususnya para konsumen. Apalagi, hingga kini, gas elpiji masih langka juga.

“Saya kira, nasib gas elpiji sekarang ini, sama dengan kelangkaan minyak tanah beberapa tahun lalu. Saking langkanya minyak tanah, maka orang mulai menggunakan gas elpiji. Sekarang, gas elpiji mulai langka. Entah apa lagi yang akan ditawarkanpemerintah untuk warga,” ujar Marthen K (36) warga, Wenang.

Hal serupa diungkapkan Linda Gerungan. Menurut pengusaha Rumah Makan Tinutuan ini, kelangkaan gas elpiji membuat usahanya jadi tersendat-sendat. Apalagi, akses untuk mendapatkan gas elpiji dan bahkan minyak tanah sebagai pilihan lain untuk memperlancar usahanya, sulit pula.

“Keduanya sama sulit. Baik gas elpiji, maupun minyak tanah. Meski bisa dibeli, harganya tidak sama lagi. Naiknya hampir 100 persen. Awalnya, gas elpiji dijual Rp. 15 ribu. Sekarang hampir mendekati Rp. 25 ribu, dan bahkan saya dengar ada yang sampai 35 ribu,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut investigasi idmanado.co selama hampir satu minggu ini, langkanya gas elpiji 3 kg ini memiliki banyak faktor yang saling kait mengait. Salah satunya, adalah upaya untuk menaikkan BBM. Apalagi, salah seorang dari penyedia gas elpiji menyatakan hal serupa.

“Biasanya, pasokkan elpiji yang kami terima mencapai 100 tabung per minggu. Sekarang, hanya 50 tabung saja. Bahkan di minggu yang lalu, saya tidak menerima pasokkan gas elpiji. Saya juga mendengar informasi seperti itu. Katanya BBM akan naik, dan salah upaya untuk menaikkan BBM adalah ‘mengekang’ dulu pasokkan gas elpiji,” ucap Henry S.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, akses warga untuk membeli gas elpiji 3 kg, belum membaik. Bahkan meski pemerintah telah mengeluarkan himbauan untuk tidak menimbun gas tersebut, namun usaha tersebut nampaknya belum membuahkan hasil.(rep4)

Comments

comments

Posted by on 14 April, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *