Lewat Twitter, SBY Minta Mangindaan Rawat Korban Lion Air

Pesawat Lion Air yang terjun ke laut, pada Sabtu (13/04) Pukul 15.30 Wita sore tadi, terus ditelusuri penyebabnya.(foto:ist)

Pesawat Lion Air yang terjun ke laut, pada Sabtu (13/04) Pukul 15.30 Wita sore tadi, terus ditelusuri penyebabnya.(foto:ist)

Jakarta,Oke -Presiden Susilo Bambang Yudhoyono langsung berkomentar atas jatuhnya pesawat Lion Air di Bali. Melalui akun resmi twitternya, @SBYudhoyono, SBY meminta kepada Menteri Perhubungan EE Mangindaan untuk merawat korban dan melakukan investigasi. “Terhadap kecelakaan Lion Air di Bali, saya telah instruksikan Menhub untuk merawat yang luka dan melakukan investigasi,” kata SBY melalui akun twitternya @SBYudhoyono sekitar pukul 19.33 WIB, Sabtu (13/4).

Sementara itu, sebanyak 101 penumpang dan 7 kru berhasil dievakuasi dari pesawat Lion Air yang jatuh di laut Bali. Proses evakuasi itu dilakukan oleh beberapa pihak termasuk TNI dan nelayan. “Kita baru saja mengevakuasi dan memberikan pertolongan setelah kecelakaan pesawat Lion Air di TKP bersama TNI, Basarnas, dan warga sekitar juga nelayan,” kata Kapolda Bali Irjen Arif Wahyunadi dalam jumpa pers di Base Ops Lanud Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Sabtu (13/4/2013).

Menurutnya, pesawat dan kru yang berhasil diselamatkan berjumlah 108 orang, 39 Di antaranya adalah perempuan, 7 pramugari serta pilot dan co-pilot. “Penyebabnya apa, serahkan pada pihak berwenang. Benturan akan diselidiki oleh lembaga berwenang,” ungkapnya. Sebelumnya, salah seorang saksi mata Amir, menuturkan bahwa ia melihat pesawat Lion Air Boeing 737 800 NG itu mendarat keras di runway Bandara Ngurah Rai sebelum akhirnya menukik dengan cepat ke laut. “Terdengar bunyi bukk! Lalu pesawat terus lurus kencang dan berhenti di laut,” kata saksi mata Amir. Amir saat itu baru turun dari pesawat yang mendarat lebih dahulu di Bandara Ngurah Rai. Amir terbang dari Jakarta. “Cuaca memang gelap dan hujan. Pesawat menukik dengan cepat, lalu mendarat keras di bandara,” jelasnya. Saat itu pukul 15.35 Wita. Para penumpang di bandara yang ingin melihat kejadian itu dilarang petugas bandara. Mereka diminta masuk ke dalam. “Nggak lama datang petugas yang melakukan pertolongan,” lanjutnya.

Dari informasi informasi resmi, pihak Lion Air menjamin biaya pengobatan seluruh penumpang yang terluka dalam kecelakaan pesawatnya di Bali. Tak hanya itu, bagasi penumpang yang hilang juga akan digantikan oleh Lion Air. “Kita akan selesiakan menyangkut kehilangan (bagasi),” kata Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait dalam jumpa pers di kantor Lion Air, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4) seperti dilansir detikom.

Soal jaminan bagi korban luka, Edward menyatakan hal itu sudah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan. “Diatur oleh Permenhub salah satunya asuransi. Yang kita tahu 1 orang luka, tim medis yang sampaikan,” katanya. “Tugas kami saat ini bagaimana penumpang yang sehat kembali ke keluarga, bandara bisa beroperasi kemudian penumpang yang masih dirawat bisa dirawat sebaik mungkin,” lanjutnya. Pesawat Boeing 737 800 NG mendarat keras di landasan pacu Ngurah rai Bali dan jatuh ke laut pada pukul 15.35 WITA. Saat itu cuaca di Ngurah Rai tengah gelap. Dalam kecelakaan itu sebanyak 101 pen umpang dan 7 kru berhasil selamat. Sementara korban luka dibawa ke rumah sakit terdekat.(det)

Comments

comments

Posted by on 13 April, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

One Response to Lewat Twitter, SBY Minta Mangindaan Rawat Korban Lion Air

  1. ronaco2 Reply

    14 April, 2013 at 04:57

    KNKT harus segera bekerja. Lion Air harus mawas diri, ini so yang kesekian kalinya. Kalo nda SDM/Kru yang “human error” so pasti mekanik/mesin pesawatnya.

    Adakah maintenance secara rutin?

    P’SBY lewat p”Mangindaan somusti lebe peduli lia pa maskapai2 jangan nanti sokecelakaan baru mo turun gunung.

    Doa kami, tidak ada korban jiwa (terinfo sih belum ada), Tuhan beserta torang samua.
    JBU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *