Tak Terima Ditertibkan, Pedagang Buah Jalanan Mengamuk

(dok: manadotimes)

(dok: manadotimes)

MANADO, oke – Tindakan tidak terpuji kembali dilakukan sejumlah oknum pedagang buah jalanan yang berjualan di badan jalan Piere Tendean. Tidak terima saat ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), , Selasa (9/4) malam sekira pukul 22.30 wita, 5 orang pedagang mengamuk dengan menggunakan senjata tajam (Sajam). Tindakan brutal tersebut nyaris melukai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Manado, Vicky Koagow yang saat itu berada tak jauh dari lokasi kejadian. Beruntung aksi nekat tersebut bisa dihentikan oleh pedagang lainnya.

Ditemui beberapa saat setelah peristiwa terjadi, Koagow mengatakan meski harus mendapat perlawanan dari sejumlah oknum, penertiban tetap dilakukan, apapun resikonya.

“Siapa yang melanggar aturan tentunya akan ditertibkan,” tegas Koagow.

Ia menambahkan, setelah dirazia, pelaku akan digiring ke kantor dan diberi pembinaan.

“Tapi, kalau kedapatan telah melakukan tindakan melanggar aturan lebih dari satu kali maka yang bersangkutan akan diproses secara hukum termasuk akan dikenai denda sebesar Rp5 juta,” ¬†terangnya.

Dalam beberapa waktu ke depan, kata Koagow, penertiban akan dilakukan secara rutin yakni siang dan malam.

“Bukan hanya yang berjualan di badan jalan, aktivitas jual beli yang mengganggu keindahan kota, juga akan kami tertibkan,” serunya.

Sementara itu, setelah melakukan aksi brutal, 5 orang pedagang tersebut langsung melarikan diri. Menurut penturan sejumlah pedagang lain, salah satu dari ke 5 pelaku bernama Ivan Tungka, warga Kakas Pahaleten.(rep1)

Comments

comments

Posted by on 11 April, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *