Sidang Korupsi Jalan Buyat – Molobog, Terdakwa Ricky Minta Dibebaskan

Ilustrasi

Ilustrasi

MANADO, oke – Terdakwa Ir RHS alis Ricky, kontraktor PT Sinar Terang Lestari meminta  majelis Hakim  agar membebaskannya dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Permohonan itu terkait dugaan tindak pidana korupsi proyek rehabilitasi ruas jalan Buyat Molobog, Molaang Mongondouw Timur (Boltim) tahun 2010 senilai Rp116.597 juta.

“Pak hakim, saya mohon agar memberikan hukuman seringan-ringannya dan sedadil-adilnya,” ungkapnya saat menyampaikan pledoi atau pembelaannya secara pribadi di hadapan Ketua Majelis Hakim Armindo Pardede SH MAP dan anggota majelis hakim Novrry Oroh SH serta Arzone Mengajaya SH pada sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Senin, (8/4).

Ricky mengaku pada januari 2013, dirinya telah mengembalikan kerugian negara  sesuai dakwaan JPU.

“Pak hakim saya selaku kontraktor sejak tahun 1977 mempunyai track record yang bagus,” ujar Ricky didampingi penasehat hukum Nico Walone SH.

Diketahui, JPU Noval Taher SH menuntut terdakwa dengan hukuman  1 tahun  6 bulan penjara dan denda Rp50 juta subsider 3 bulan penjara. Kasus ini mencuat setelah dilakukan pemeriksaan  oleh ahli dan ternyata dalam proyek tersebut terdapat kejanggalan yang tidak sesuai spek perjanjian.

Perbuatan terdakwa dijerat pasal 3 juncto pasal 18 Undang-undang Nomor  31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001, juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (rep2)

Comments

comments

Posted by on 9 April, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *