Kader Moncong Putih Mandolang Minta Olly Akomodir Ronaldo Lumi

Ronaldo Lumi, SH, MH, kader PDI Perjuangan yang sayang jika tidak diakomodir(foto:oke)

Ronaldo Lumi, SH, MH, kader PDI Perjuangan yang sayang jika tidak diakomodir(foto:oke)

Minahasa, Oke – Proses penjaringan calon anggota DPRD Minahasa yang dilakukan PDI Perjuangan menuai sorotan tajam dari sejumlah kader di Kecamatan Mandolang.

Pasalnya, figur potensial yang didambakan mereka untuk bisa mewakili Mandolang, yakni Ronaldo Lumi SH, MH tidak terakomodir pada tahapan penjaringan dan pendaftaran.

Kepada okemanado.com, Selasa(9/4), para kader pun mencium ada intrik dari sejumlah oknum partai, sehingga Lumi tidak bisa melakukan pendaftaran.

“Setahu kami, saat proses penjaringan dimulai hingga test and proper test, bung Ronaldo sama sekali tidak ada pemberitahuan. Padahal beliau sendiri masuk dalam jajaran PAC Mandolang,” terang salah satu kader yang minta namanya off the record.

Atas  kejadian tersebut, dirinya bersama para kader dan simpatisan lainnya mengaku sangat kecewa.

“Bung Ronaldo itu adalah kader muda yang sangat potensial. Jadi sangat disayangkan, jika Partai tidak mengakomodirnya,” tegasnya kembali.

Didampingi sejumlah kader lainnya, beliau meminta kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Olly Dondokambey, kiranya lebih jeli dalam mencari figur untuk diutus sebagai wakil partai di parlemen.

“Kami minta pak Ketua(Olly red) bisa mengakomodir bung Ronaldo. Menurut kami, bisa saja ketua DPD tidak mengetahui proses penjaringan yang dilakukan di wilayah dapil satu sini,” ungkapnya diaminkan rekan-rekan yang lain.

Reporter: Fik/Demsi

Comments

comments

Posted by on 9 April, 2013. Filed under Breaking News,Minahasa,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

One Response to Kader Moncong Putih Mandolang Minta Olly Akomodir Ronaldo Lumi

  1. OnAl Reply

    15 April, 2013 at 07:51

    Hi bagaimana moterpilih sebagai Caleg, kalao yang bersangkutan buta informasi dan malah tidak mengikuti tahapan2-nya (tidak mendaftar misalnya)?

    Org top, org hebat, pilihan “pemirsa/konstituen” sih oke-oke saja mar kalo tidak tertib administrasi bgm?

    Musti berimbang doe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *