Tarik Minat Mengajar di Perbatasan, Gaji Diberikan Tiga kali

Bupati Sangihe HR Makagansa(foto:hms)

Bupati Sangihe HR Makagansa(foto:hms)

SANGIHE, Oke – Para pendidik yang mengabdi di daerah perbatasan mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat dan pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Selain gaji pokok yang berkisaran antara Rp. 2 juta sampai Rp. 3 juta, para pendidik diberikan berbagai tunjangan, mulai dari tunjangan sertifikasi, hingga tunjangan daerah terpencil.

Bupati Drs. HR Makagansa menegaskan kesejahteraan guru khususnya yang berada di daerah kepulauan mendapat keistimewaan.

“Dari APBD ada anggaran tunjangan guru di perbatasan. Ini bagian dari apresiasi pemerintah pada pengabdian mereka di daerah perbatasan. Angka yang diberikan beragam, disesuaikan letak sekolah. Mulai dari Rp. 400 ribu sampai Rp 1 juta. ini sudah jadi komitment pemerintah,” kata Bupati.

Meski begitu, Kepala Dinas Pendidikan Dra. H. Tatawi MPd,  mengatakan tidak guru tertarik yang tertarik berada di pulau perbatasan dalam waktu yang lama.

“Banyak yang minta pindah. Sehingga langkah yang diambil dinas adalah dengan melakukan pemerataan guru,. mau tidak mau harus memenuhi surat tugas yang mana berisikan bersedia di tepatkan dimanapun, termasuk perbatasan,” tukasnya.

Minimnya minat para guru untuk mengabdi di daerah perbatasan atau jauh dari pusat ibukota Tahuna, antara lain dilatarbelakangi oleh persoalan jarak tempuh, keselamatan serta terkadang menyangkut fasilitas kesehatan yang sangat jauh dari lengkap.(hms/Veronika)

 

Tunjangan Kesejahteraan Tenaga Pendidik di Daerah Perbatasan

 1. Tunjangan dari Pemerintah Pusat Tunjangan Sertifikasi (1 Bulan Gaji)Tunjangan Daerah Terpencil atau khusus (1 Bulan Gaji) Besaran Gaji Pokok
 2. Tunjangan dari Pemerintah DaerahTunjangan Penghasilan berdasarkan tempat kerja

– Kecamatan Marore & Tatoareng

– Kecamatan Nusa Tabukan

– Pulau-Pulau Terdekat

– Daratan Terpencil

 

Rp. 1.000.000

Rp.    750.000

Rp.    500.000

Rp.    400.000

Comments

comments

Posted by on 6 April, 2013. Filed under Breaking News,Nusa Utara,Pendidikan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *