Perusahan Kelapa Sawit Merusak Hutan Mangrove, Komisi II DPRD Bolmong Berang

Marthen F. Tangkere, SE(Foto: fb@mft)

Marthen F. Tangkere, SE(Foto: fb@mft)

BOLMONG, Oke – Komisi II DPRD Bolmong berang dengan adanya laporan tentang perusahan Kelapa Sawit yang merusak hutan mangrove. Menyikapi akan hal itu, Rabu(3/4), Komisi II langsung menggelar hearing.

Meski belum dihadiri oleh pihak perusahan, para wakil rakyat Komisi II telah mengeluarkan rekomendasi yang berisi pemberhentian sementara aktifitas perusahan.
“Kami memutuskan memberhentikan sementara aktifitas perusahaan yang beroperasi di desa¬† Solog, Inobonto dan Totabuan, ” ujar Ketua Komisi II Marthen F. Tangkere SE.
Rekomendasi tersebut, menurut tangkere, tidak semata-mata terkait laporan masyarakat, namun karena perusahan itu masih bermasalah pada segi perijinan operasi serta status tanah.
“Pada hearing lanjutan, kami akan langsung meminta klarifikasi sal dugaan pengrusakan hutan mangrove kepada pihak perusahan, selain kami akan turun lapangan langsung melalui tim khusus untul melihat kondisi hutan mangrove yang dilaporkan telah mengalami pengrusakan, demi pembuktian kebenaran dari laporan yang masuk,” tuturnya.
Ditambahkannya, pada prinsipnya rekomendasi yang dikeluarkan Komisi II berisikan pemberhentian sementara, hingga telah ada hasil hearing dan turun lapangan tim khusus.
Menurut Tangkere, jika terbukti benar telah terjadi pengrusakan, maka akan sangat dimungkinkan aktifitas perusahan akan diberhentikan secara permanen. namun, apabila tidak ditemukan adanya indikasi pengrusakan, maka rekomendasi Komisi II segera dicabut kembali.(Kon)

Comments

comments

Posted by on 4 April, 2013. Filed under Breaking News,Bumi Totabuan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *