Pembunuhan di McD,Terdakwa Dituntut 19 Tahun Penjara

Ilustrasi pembunuhan.(foto:gosipindonesia)

Ilustrasi pembunuhan.(foto:gosipindonesia)

MANADO, Oke – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Alexander Sulung SH dan Sylvi Hendrasanty SH menuntut Billy (32), warga Mahakeret Barat dengan hukuman 19 Tahun penjara, pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Manado, Selasa (2/4). Billy diduga melakukan pembunuhan terhadap Farli Mongi di depan Mcdonalds Mega Mas Manado, pada 5 Juni 2012 lalu. Menurut JPU, perbuatan terdakwa melanggar pasal 340 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke -1 KUHP.

“Terdakwa sengaja melakukan pembunuhan dan merencanakan terlebih dalu untuk merampas nyawa orang lain sesuai dakwaan primer,” ungkap Hendrasanty di hadapan Ketua Majes hakim Aris Bokko.

Hal yang memberatkan terdakwa adalah terdakwa bersama-sama dengan saksi Swingly Adam alias Kambar dan saksi Frisky V Sembel alias Kiki, melakukan pembunuhan terhadap korban yang merupakan tulang punggung keluarga hingga meninggal dunia. Dan yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum.

Diketahui, peristiwa pembunuhan itu terjadi pada 5 juni 2012, sekira pukul 2:30 Wita dini hari. Saat itu, istri terdakwa (Windy,red) yang berada di TKP (kawasan Mega Mas, tepatnya di McD,red) ditemuinya sedang bersama dengan korban, akibatnya  Kambar dan Kiki (duanya berkas pisah dengan terdakwa,red) langsung memukuli dan menikam korban hingga tewas.

Terhadap tuntutan 19 Tahun tersebut, Penasehat Hukum terdakwa, Herry Pudi SH diberi kesempatan oleh majelis hakim untuk melakukan pembelaan pada Selasa pekan depan.

“Intinya kami sebagai penasehat hukum agar berupaya melakukan pembelaan terhadap terdakwa agar mendapatkan hukuman yang lebih ringan,” kata Pudi usai persidangan. (rep2)

Comments

comments

Posted by on 3 April, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Kriminal,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *