Danny Kumayas: Kasus HIV/Aids Meningkat, Manado Harusnya Miliki Panti Rehabilitasi

Ilustrasi.(foto: ist)

Ilustrasi.(foto: ist)

MANADO, Oke – Kepala Kecamatan Wenang, Danny Kumayas mengaku prihatin dengan besarnya jumlah pengidap penyakit HIV/Aids di kota Manado khususnya di kecamatan Wenang. Meski tidak menyebutkan angka secara pasti, tapi dari semua kecamatan yang ada di kota Manado, Wenang merupakan daerah dengan jumlah terbanyak penderita HIV/Aids. Melihat kondisi tersebut, selaku orang nomor satu di kecamatan tersebut berharap pemerintah akan segera membangun panti rehabilitasi.

“Panti tersebut tidak semata-mata hanya untuk para penderita HIV/Aids, tapi bisa juga digunakan untuk penanganan masalah sosial lainnya seperti PSK, anak jalanan dan pengemis,” kata Kumayas, saat ditemui di kantornya, Senin (1/4).

Menurutnya, pengadaan panti rehabilitasi ini sudah bisa dijadikan salah satu skala prioritas pemerintah mengingat saat ini penyakit sosial yang terus melakukan ‘manuver’.

“Jangan sampai kita nanti bertindak ketika penyakit tersebut telah mencoreng visi misi kota Manado sebagai kota ekowisata yang menyenangkan,” ujarnya.

Terkait besarnya jumlah kasus di wilayah ‘kekuasaannya’, Kumayas menuturkan sebenarnya para penderita bukanlah warga setempat. Mereka hanyalah pendatang yang kemudian memilih tinggal di kecamatan Wenang. Meski demikian, pihaknya selaku pimpinan setempat tetap melakukan langkah antisipasi dengan melakukan koordinasi dengan pihak Komisi Penanggulangan Aids (KPA).

Dengan adanya panti rehabilitasi, dirinya yakin penyakit sosial di Manado akan bisa diminimalisir. Namun dengan catatan, singkronisasi semua pihak tetap terjalin.

“Jika hanya saling berharap, hal ini tidak akan terealisasi, malahan hanya menimbulkan kerugian waktu serta materi,” pungkasnya. (rep1)

Comments

comments

Posted by on 3 April, 2013. Filed under Berita Utama,Breaking News,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *