Manado Masih Membutuhkan 1015 Pegawai

Hans Tinangon (Kanan) didampingi Kabid Pengadaan dan Pengembangan, Sandra Sondakh dan Kasub Pengadaan Lenny Tumober saat bertemu dengan okemanado.com,Rabu (27/3).(foto: rep1/okemanado.com)

Hans Tinangon (Kanan) didampingi Kabid Pengadaan dan Pengembangan, Sandra Sondakh dan Kasub Pengadaan Lenny Tumober saat bertemu dengan okemanado.com,Rabu (27/3).(foto: rep1/okemanado.com)

Manado,Oke – Adanya pencabutan moratorium penerimaan CPNS dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) akhir Desember lalu seakan memberi sinyal positif bagi warga Manado yang bercita-cita menjadi PNS. Data yang berhasil dihimpun IdManado.com per 1 Maret, saat ini Manado masih kekurangan sekira 1015 pegawai.

“Idealnya jumlah PNS di kota Manado seharusnya 9215 namun, yang ada saat ini masih berjumlah 8200,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Hans Tinangon, Rabu (27/3).

Pemerintah kota melalui badan kepegawaian daerah telah mengirim usulan ke pusat sesuai jumlah yang dibutuhkan.

“Kita masih menunggu, apakah jumlah tersebut diiyakan atau dikurangi,” tuturnya didampingi Kabid Pengadaan dan Pengembangan Sandra Sondakh dan Kasub Pengadaan Lenny Tumober.

Meski tidak diprioritaskan kata Tinangon, tenaga kesehatan dan guru tetap diusulkan.

“Untuk tenaga guru kita fokus ke guru SD sedangkan untuk guru SMP dan SMA sederajat kita menyesuaikan dengan kebutuhan guru mata pelajaran,” ujarnya. “Tenaga kesehatan kita tambah guna mendukung program UC,” lanjutnya.

Selain mengedepankan guru SD, perekrutan pegawai untuk ditempatkan di kantor camat dan kelurahan juga akan dijadikan primadona.

“Kita masih membutuhkan sekira 95 persen pegawai jalur teknis,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Dante Tombeg mengingatkan kembali kepada mereka yang hendak melamar jadi PNS khususnya di bidang keguruan untuk tetap waspada.

“Saat ini banyak modus penipuan, salah satunya yakni korban dijanjikan akan menjadi PNS namun harus menyetor sejumlah uang via rekening terlebih dahulu. Setelah uang ditransfer pelaku langsung menghilang,” paparnya.

Agar hal demikian tidak terjadi kata Tombeg, warga yang ingin jadi PNS diminta untuk berhati-hati.

“Ikutlah prosedur pemerintah, jangan mencari jalan pintas,” pungkasnya.(reporter1)

Comments

comments

Posted by on 29 March, 2013. Filed under Breaking News,Manado,Oke Manado. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *