Puluhan IRT Datangi Pemkab Sangihe

Tahuna, Ok – Proses pemindahan para pedagang di kecamatan Tabukan utara (Tabut), oleh pihak Pemerintah Daerah dalam hal ini dilakukan oleh Dinas Perindagkop dan UKM terus mendapat perlawan dari warga.

Bagaimana tidak, meski sudah berkali- kali ditegaskan pindah ke pasar yang baru dibangun, namun banyak pedagang tetap memilih kembali ke tempat yang lama.

Hal tersebut sontak membuat pedagang yang sudah menempati gedung baru, protes lantaran gedung yang mereka pakai saat itu sepi dari pengunjung dan pembeli. Ini terlihat ketika puluhan Ibu Rumah Tangga (IRT) yang merupakan pedagang mendatangi kantor Bupati Sangihe, guna mempertanyakan komitmen Pemkab dalam penertiban para pedagang yang masih menempati pasar lama.

“Kami minta komitmen dan ketegasan Pemerintah daerah, karena saat ini semua pedagang sayur dan barito sudah kembali menempati pasar lama. Dan hal ini sangat berpengaruh terhadap kami yang menempati pasar baru, karena sepi dari pembeli,” ungkap para IRT.

Untuk itu mereka berharap pihak pemkab secepatnya untuk melakukan langkah penertiban terhadap para pedagang yang masih menduduki gedung/ pasar lama.

“kami minta esok (hari ini) Satpol PP untuk turun ke wilayah Tabut untuk menertibkan pedagang- pedagang yang msih berjualan dipasar lama,” ujar mereka lagi.

Sementara itu Sekda Ir Willy Kumentas yang didampingi ketua komsi C Meike Lavarence saat itu menerima puluhan IRT mengatakan, pihaknya tetap akan melakukan penertiban dan pembersihan area lokasi pasar lama, karena ini sudah menjadi komitemn Pemerintah hanya saja pihaknya masih akan berkonsultasi dengan instansi terkait dalam hal ini disperindagkop.

“Aspirasi dari masyarakat akan tetap akan kami tampung, namun kami tetap akan berkoordinasi dengan instensi terkait dalam hal ini Dinas Perindagkop,” tandas Kumentas.(**)

Comments

comments

Posted by on 20 March, 2013. Filed under Breaking News,Nusa Utara. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *