Ditikam Badik, Petani Asal Siau Tewas Mengenaskan

Sitaro, Ok – Tragis memang nasib yang dialami Res Kaunde (28), yang kerap disapa Unyil ini. Lelaki yang kesehariannya berprofesi sebagai petani warga asal Desa Dompase Kecamatan Siau Tengah ini, menjadi korban kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka KK alias Kristianto alias Mbaru (31) warga yang sama dengan korban, kejadian ini terjadi Sabtu (16/3) pagi sekira pukul 08.00 wita.

Data yang berhasil di rangkum media ini menyebutkan, awalnya tersangka yang juga berprofesi sebagai petani ini, sebelum menghabisi nyawa korban dengan pisau badik. Pagi itu, tersangka mengajak korban untuk mendatangi kediamannya yang kebetulan korban dengan tersangka hanya bersebelahan rumah.

Kuat dugaan tersangka sebagai tim sukses dari salah satu partai yang ada di Sitaro ini, mengajaknya tersangka untuk menyumbangkan suaranya guna mendukung dari salah satu calon yang bakal mengikuti pertarungan di Pilkada Sitaro nanti. “Korban deng tersangka mungkin baku salah karna korban tidak mau menuruti permintaan dari tersangka,” kata petugas pada wartawan.

Nah, dari situlah ajakan si tersangka di tolak oleh korban, sehingga membuat tersangka kesal. Ceritanya begini, usai bercakap-cakap korban dengan tersangka. Si tersangka mengajak korban untuk menuju ke rumah keluarganya yang ada di Desa Buhias Kampung Dompase Kecamatan Sitim.

Saat dalam perjalanan keduanya terjadi adu mulut. Tersangka yang sudah kilaf mata itu, langsung mencabut sebilah pisau badik dari pingganggnya, tanpa banyak tanya lagi tersangka langsung menikam korban tepat pada punggung kiri belakang korban, darah segar langsung keluar dari tubuh korban. Usai melakukan aksi tersebut, tersangka langsung kabur untuk bersembunyi. Sedangkan korban sempat di berikan pertolongan warga setempat, sayangnya akibat darah korban yang keluar begitu banyak menyebabkan nyawanya sudah tidak lagi tertolong, korban meninggal dalam perjalanan saat di bawa ke RS terdekat.

Karena kesigapan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Siau Barat (Sibar), tak berselang lama tersangka langsung di ringkus tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung di bawa ke Polsek Sitim guna mempertanggungjawabkan akan perbuatannya.

Kapolsek Sibar AKP H O Bingku, saat dikonfirmasi membenarkan akan kejadian tersebut. “Pada keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi, tersangka sudah di jebeloskan kedalam sel tahanan. Sementara masih dilakukan penyelidikan lanjut,” kata Bingku. (**)

Comments

comments

Posted by on 18 March, 2013. Filed under Breaking News,Kriminal. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *