22 Maret, Tomohon Harus Miliki Ketua Golkar Definitif

Tomohon, Ok – Pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) untuk memilih Ketua Partai Golkar Kota Tomohon, Jumat (15/3) akhirnya diskorsing, karena tidak menemui kesepakatan soal hak suara.

Namun sesuai informasi dari DPD Golkar Sulut, batas waktu Ketua Definitif untuk Golkar Tomohon sudah harus terpilih 22 Maret pekan depan. Bahkan isu pun berkembang, jika belum ada pengganti Jefferson Epe Rumajar yang adalah mantan Walikota Tomohon ini, dipastikan Musdalub bakal deadlock. Tak pelak, sidang yang dipimpin Ir Junita Micky Wenur terpaksa scorsing sidang dengan alasan waktu yang sudah tidak bisa dilanjutkan.

“Waktu yang diberikan pihak kepolisian hanya sampai pukul 24.00 Wita, dan sidang terpaksa harus di skorsing,” terang Wenur.
Ketua DPD PG Sulut Drs Stefanus Vreeke Runtu mengatakan, Tata tertib (Tatib) berlaku baku saat pemilihan Ketua DPD.
“Khusus untuk DPD Golkar Tomohon, sebelum tanggal 22 Maret sudah ada ketua definitif, ini perintah DPP, karena di Sulut tinggal Tomohon yang belum ada Ketua. Karena ini diskors, jadi kelanjutannya bisa di Tomohon, bisa juga di DPD PG Sulut dan yang akan memimpin Pak Nurdin Halid sendiri selaku koordinator Sulawesi,” tegas Runtu.

Isu pun yang berkembang dilingkaran Partai Golkar bahwa, menjelang Musdalub dilaksanakan belum terjadi kesepatakan serta masih ada silang pendapat soal siapa yang nantinya akan Ketua DPD Golkar Tomohon.

“Belum ada nama yang disepakati, masing-masing kubu masih ngotot mempertahankan calon masing-masing. Kalau tidak ada perubahan bisa saja deadlock dan tentunya pasti akan ada konsekwensi,” ujar sumber tersebut.(*)

Comments

comments

Posted by on 18 March, 2013. Filed under Breaking News,Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *